Senin, 23 Oktober 2017

Petani Perlu Melakukan Regrouping Lahan

Sabtu, 13 Mei 2017 10:12:46 WIB
Reporter : Oryza A. Wirawan
Petani Perlu Melakukan Regrouping Lahan

Pasuruan (beritajatim.com) - Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian Bambang mengingatkan pada 2017, bantuan alat mesin pertanian digelontorkan ke petani. Ia meminta agar ada pengelompokan lahan pertanian agar memaksimalkan kerja alat mesin pertanian tersebut.

Menurut Bambang, pemerintah pusat bekerjasama dengan pemerintah daerah mempersiapkan optimalisasi lahan petani. Ia berharap agar alat mesin pertanian dioperasikan lebih efisien dengan menggarap satu hamparan lebih luas.

"Kalau efisiensi ditingkatkan sehingga margin keuntungan menjadi lebih besar, walau tanpa subsidi, petani tebu akan kaya," kata Bambang, saat membuka Rapat Kerja Nasional Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia, di Aula Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia, Kota Pasuruan, yang berlangsung dua hari, Jumat dan Sabtu (12-13/5/2017).

APTRI dan DPR RI hendaknya memberi masukan kepada Dirjen Perkebunan untuk mengusulkan program kegiatan alat mesin pertanian. "Tapi kalau petani memiliki luas setengah hektare, seperempat hektare, ada galengan, traktor tidak bisa jalan, tidak bisa masuk. Berikan ruang dan waktu kepada Dirjen Perkebunan dan lembaga lain bebas mengakselerasi kegiatan pembangunan atas dukungan petani. Regrouping dilakukan petani, sehingga alsintan bisa beroperasi lebih efisien," kata Bambang.

Jika efisien, biaya penggarapan lahan bisa diturunkan 50 persen. "Pemerintah siap memberikan dukungan alat mesin pertanian. Tapi kalau petani tidak mempersiapkan diri untuk menerima ini, tidak mengodisikan supaya alat dan mesin ini betul-betul layak diterapkan, saya kira ini menimbulkan keraguan terhadap kebijakan perencanaan kita," kata Bambang.

"APTRI kita harapkan berperan untuk menyadarkan petani bagaimana mau me-regrouping," katanya. [wir/kun]

Tag : aptri gula

Komentar

?>