Jum'at, 26 Mei 2017

Kekuatan Runway Bandara Trunojoyo Ditingkatkan

Jum'at, 21 April 2017 10:56:42 WIB
Reporter : Temmy P.
Kekuatan Runway Bandara Trunojoyo Ditingkatkan
Bandara Trunojoyo Kabupaten Sumenep, Madura. [Foto: temmy/bj.com]

Sumenep (beritajatim.com)--Bandara Trunojoyo Sumenep kembali melakukan pembenahan fasilitas penerbangan. Salah satunya peningkatan kekuatan 'runway' (landas pacu).

"Tahun ini program peningkatan sarana di Bandara Trunojoyo berupa peningkatan kekuatan 'runway. Selama ini, dari 1.600 meter panjang 'runway', kekuatannya heterogen. Jadi tahun ini akan kami seragamkan," kata Kepala Unit Penyelenggara Bandara Kelas III Trunojoyo Sumenep, Wahyu Siswoyo, Jumat (21/04/2017).

Ia menjelaskan, Pavement Classification Number (PCN) atau nilai permukaan landas pacu di Bandara Trunojoyo bervariasi, mulai 12, 14, 16, 20. Kekuatan landas pacu di Bandara Trunojoyo akan diseragamkan minimal 16.

"Jadi yang PCN-nya semula 12 atau 14, ditingkatkan menjadi 16. Yang 20 ya biar aja tetap 20. Karena PCN 16 itu merupakan syarat minimal agar landas pacu bisa didarati pesawat jenis ATR 72 berkapasitas 70 penumpang," ujarnya.

Ia menambahkan, saat ini pengerjaan proyek peningkatan kekuatan landas pacu tersebut masih menunggu tuntasnya proses lelang melalui Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE).

"Anggarannya sekitar Rp 12 miliar. Mudah-mudahan bisa segera tuntas untuk proses lelangnya, sehingga kegiatan peningkatan kekuatan landas pacu ini bisa dikerjakan," ucapnya.

Sejak Mei 2015, Bandara Trunojoyo menjadi salah satu bandara di Jawa Timur yang menjadi bagian dari jalur penerbangan pesawat perintis. Operator penerbangan perintis yang memanfaatkan Bandara Trunojoyo Sumenep mulai Januari 2016 adalah PT Airfast Indonesia, dengan pesawat terbang jenis Twin Otter DHAC 300 berkapasitas 15 penumpang.

Rute penerbangan perintis yang dilayani pesawat milik PT Airfast Indonesia adalah Sumenep-Surabaya dan sebaliknya, Surabaya-Bawean dan sebaliknya, Surabaya-Karimunjawa dan sebaliknya, serta Karimunjawa-Semarang dan sebaliknya, dengan frekuensi dua kali penerbangan dalam sepekan. [air/tem]

Komentar

?>