Jum'at, 15 Desember 2017

Pemkab Pamekasan Tidak Jamin Harga Tembakau Tinggi

Kamis, 20 April 2017 11:59:37 WIB
Reporter : Samsul Arifin
Pemkab Pamekasan Tidak Jamin Harga Tembakau Tinggi

Pamekasan (beritajatim.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan tidak bisa menjamin tingginya harga tembakau pada musim panen 2017 mendatang.

Padahal pihaknya sudah mematok harga minimum atau Break Event Point (BEP) per kilo gram (kg) sebesar Rp 34 ribu per kg atau naik Rp 2 ribu dari tahun sebelumnya dengan angka Rp 32 ribu per kg.

"Soal harga (tembakau) tergantung kualitas dan pasar, kalau dari segi harga pabrik pasti akan mengikuti kualitas. Sementara BEP naik karena cost pekerjaannya juga naik," kata Kepala Disperindag Pamekasan Bambang Edy Suprapto, Kamis (20/4/2017).

Tidak hanya itu, pihaknya menilai ketersediaan tembakau di daerah berslogan Bumi Gerbang Salam masih mencukupi kebutuhan pabrik. Sebab saat ini lahan tembakau berkisar di angka 27 hingga 30 ribu hektar. "Tahun ini pabrik membutuhkan sakitar 20.800 ton tembakau Madura," ungkapnya.

Data tersebut bukan tanpa alasan, sebab jauh sebelumnya pihaknya juga sudah melakukan kunjungan sekaligus observasi ke berbagai pabrik tembakau yang tersebar di Jawa Timur. "Data itu kita berdasar kunjungan kita ke masing-masing pabrik di Jawa Timur," jelasnya.

Tidak hanya itu, pihaknya jug sudah merencanakan jadwal antisipasi masuknya tembakau Jawa ke Pulau Garam, tidak terkecuali ke kabupaten Pamekasan. "Antisipasi tetap kita terapkan seperti tahun sebelumnya, apalagi sudah ada perda (peraturan daerah) yang menjadi tugas Satpol-PP," tegasnya. [pin/but]

Tag : tembakau rokok

Komentar

?>