Kamis, 14 Desember 2017

Nasib Penerbangan Sumenep - Surabaya Setelah 2 Tahun Beroperasi

Rabu, 19 April 2017 12:28:54 WIB
Reporter : Temmy P.
Nasib Penerbangan Sumenep - Surabaya Setelah 2 Tahun Beroperasi

Sumenep (beritajatim.com) - Jumlah penumpang dalam penerbangan Sumenep - Surabaya dan sebaliknya, dari Bandara Trunojoyo Sumenep selama dua tahun terakhir, sangat minim. Dalam setiap penerbangan, rata-rata hanya 3-4 penumpang yang diangkut.

"Sampai saat ini memang tidak ada perkembangan signifikan terhadap jumlah penumpang untuk penerbangan perintis rute Sumenep - Surabaya dan sebaliknya. Data kami, kisaran jumlah penumpang hanya 40-50 persen. Tidak jauh berbeda dari tahun ke tahun," kata Kepala Unit Penyelenggara Bandara Kelas III Trunojoyo Sumenep, Wahyu Siswoyo, Rabu (19/04/2017).

Sejak Mei 2015, Bandara Trunojoyo menjadi salah satu bandara di Jawa Timur yang menjadi bagian dari jalur penerbangan pesawat perintis. Operator penerbangan perintis yang memanfaatkan Bandara Trunojoyo Sumenep mulai Januari 2016 adalah PT Airfast Indonesia, dengan pesawat terbang jenis Twin Otter DHAC 300 berkapasitas 15 penumpang.

"Kami menduga, rendahnya animo masyarakat menggunakan pesawat karena masih banyak yang belum paham terhadap kelebihan moda transportasi udara," ujar Wahyu.

Karena itu, lanjutnya, perlu sinergi dengan berbagai pihak terkait, untuk meningkatkan jumlah penumpang. Diantaranya dengan mengkampanyekan keunggulan trasnportasi udara dibanding yang lain.

"Metode yang selama ini digunakan, harus diperbaiki. Masyarakat bisa diberi pemahaman, bahwa pesawat merupakan moda transportasi yang cepat dan hemat waktu. Ini yang perlu dikampanyekan," ucapnya.

Rute penerbangan perintis yang dilayani pesawat milik PT Airfast Indonesia adalah Sumenep-Surabaya dan sebaliknya, Surabaya-Bawean dan sebaliknya, Surabaya-Karimunjawa dan sebaliknya, serta Karimunjawa-Semarang dan sebaliknya, dengan frekuensi dua kali penerbangan dalam sepekan.

"Kalau kondisinya tetap seperti ini, tentu saja akan ada evaluasi atau kebijakan lain dari Kementerian Perhubungan. Tapi kami berharap, masih ada waktu untuk optimalisasi jumlah penumpang dalam penerbangan perintis Sumenep - Surabaya," ungkap Wahyu. [tem/but]

Berikut jadwal dan harga tiket penerbangan perintis melalui Bandara Trunojoyo Sumenep:

Hari Selasa dan Kamis

Pukul 08.00 WIB: Sumenep - Surabaya Rp 252.700
Pukul 09.25 WIB: Surabaya - Bawean Rp 317.200
Pukul 10.55 WIB: Bawean - Surabaya Rp 242.200
Pukul 12.25 WIB: Surabaya - Karimunjawa Rp 366.700

Hari Senin dan Rabu
Pukul 08.00 WIB: Karimunjawa - Surabaya Rp 296.700
Pukul 09.55 WIB: Surabaya - Sumenep Rp 322.700

Komentar

?>