Selasa, 22 Agustus 2017

Harga Cabai Rawit Mulai 'Terjun Bebas'

Senin, 20 Maret 2017 13:56:24 WIB
Reporter : Temmy P.
Harga Cabai Rawit Mulai 'Terjun Bebas'

Sumenep (beritajatim.com) - Harga cabai rawit di pasar tradisional Sumenep awal pekan ini mulai merosot drastis. Setelah sempat mencapai harga tertinggi dua pekan lalu Rp 150 ribu per kg, saat ini harganya turun menjadi Rp 80 ribu per kg.

"Harga cabai kecil ini sejak pekan kemarin terus mengalami penurunan. Pekan ini turunnya cukup drastis, hingga menjadi Rp 80 ribu per kg," kata Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumenep, Sukaris, Senin (20/03/2017).

Sementara harga cabai merah besar, bertahan seperti pekan lalu Rp 20 ribu per kg. Sukaris menduga, mulai merosotnya harga cabai kecil, disebabkan pada stok yang mulai melimpah.

"Di beberapa daerah penghasil cabai, hasil panennya mulai melimpah, sehingga stok di pasaran cukup banyak. Karena itu, harganya juga berangsur turun meskipun masih terhitung tinggi," ujarnya.

Komoditas yang juga mengalami penurunan harga untuk pekan ini adalah daging ayam kampung. Harga per kg nya Rp 65 ribu. Turun Rp 10 ribu dibanding pekan lalu.

"Kalau daging ayam broiler tetap Rp 30 ribu per kg, dan daging sapi murni Rp 115 ribu per kg. Yang mengalami penurunan harga hanya daging ayam kampung," ujarnya.

Sementara untuk komoditas lain harganya masih relatif stabil. Beras IR 64 Rp 9.400 per kg, IR Desa Rp 8.700 per kg. Sedangkan harga gula pasir tetap Rp 13 ribu per kg, dan minyak goreng curah Rp 12 ribu per kg.

"Kemudian harga telur ayam ras tetap Rp 17 ribu, dan telur ayam kampung juga stabil Rp 40.800 per kg," papar Sukaris.

Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumenep secara rutin melakukan pemantauan harga kebutuhan pokok di dua pasar tradisional, yakni Pasar Anom Baru sebagai pasar induk, dan Pasar Bangkal sebagai pembanding. [tem/but]

Tag : cabe

Komentar

?>