Jum'at, 26 Mei 2017

Jasa Marga Bukukan Profit Rp 1,89 Triliun

Tahun 2017, Ruas Tol Ngawi-Caruban Operasional

Rabu, 15 Maret 2017 16:10:56 WIB
Reporter : Ainur Rohim
Tahun 2017, Ruas Tol Ngawi-Caruban Operasional
Konstruksi: Pembangunan jalan tol Ngawi-Caruban. [Foto: kompas.com/bj.com/air]

Jakarta (beritajatim.com)--PT Jasa Marga (Persero) Tbk yang dalam tahun 2016 membukukan laba bersih sejumlah Rp 1,89 triliun. Dalam RUPS Tahunan 2017 di Jakarta, Rabu (15/3/2017) memutuskan untuk membagikan dividen kepada pemegang saham sebesar 30% dari laba bersih perseroan tahun 2016 atau sejumlah Rp 566,79 miliar.

Selain itu, dalam RUPS Tahunan 2016, perseroan kali ini, diputuskan perubahan susunan pengurus perseroan sebagai berikut: Perseroan memberhentikan dengan hormat: Taufik Widjojono (Komisaris), Muh Najib Fauzan (Direktur Operasi I), Christantio Prihambodo (Direktur SDM dan Umum), dan Anggiasari (Direktur Keuangan/Independen).

Di sisi lain, RUPS mengangkat Sugihardjo (Komisaris), Mohammad Sofyan (Direktur Operasi I), Kushartanto Koeswiranto (Direktur SDM dan Umum), dan Donny Arsal (Direktur Keuangan).

Dengan demikian, komposisi dewan komisaris Jasa Marga adalah: Komisaris Utama/Independen: Refly Harun; Komisaris: Boediarso Teguh Widodo; Komisaris: Sugihardjo; Komisaris Independen: Sigit Widyawan; Komisaris: Muhammad Sapta Murti; dan Komisaris: Agus Suharyono. Untuk susunan direksi antara lain: Direktur Utama: Desi Arryani; Direktur Pengembangan: Hasanudin; Direktur Operasi I: Mohammad Sofyan; Direktur Operasi II: Subakti Syukur; Direktur Sumber Daya Manusia & Umum: Kushartanto Koeswiranto; Direktur Keuangan: Donny Arsal.

Pada tahun 2016, perseroan berhasil membukukan total aset sebesar Rp 53,5 triliun, yang meningkat sebesar 45,7% dari tahun 2015 sebesar Rp 36,7 triliun. Pertumbuhan aset yang signifikan tersebut merupakan cerminan dari meningkatnya aktivitas konstruksi Perseroan, terutama di Jalan Tol Solo-Ngawi-Kertosono, Medan-Kualanamu- Tebing Tinggi, Semarang-Solo, Surabaya-Mojokerto dan Batang-Semarang.

Hal ini sejalan dengan strategi perseroan untuk mempercepat pembangunan jalan tol dalam rangka mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan nilai Perseroan dalam jangka panjang.

Di tengah ekspansi dan akselerasi pembangunan jalan tol yang sedang gencar dilakukan oleh Perseroan, Perseroan berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp 1,89 triliun atau meningkatkan sebesar 28,8% dari tahun 2015 sebesar Rp 1,47 triliun.

Pencapaian laba bersih ini didukung oleh pencapaian Pendapatan Tol dan Usaha Lain sebesar Rp 8,83 triliun atau tumbuh 15,7% dibandingkan tahun 2015 yaitu sebesar Rp 7,63 triliun. Pencapaian laba bersih juga didukung upaya pengendalian beban usaha yang tercermin dari pencapaian EBITDA Margin sebesar 59,2% yang meningkat dari tahun 2015 yang mencapai 56,2%.

Selain itu, pencapaian laba bersih juga ditopang oleh upaya Perseroan dalam mengendalikan beban bunga ditengah di tengah akselerasi pembangunan jalan tol yang sedang gencar dilakukan oleh Perseroan.

Hingga tahun 2016, Perseroan telah mengoperasikan 593 KM jalan tol. Perseroan berkomitmen untuk menumbuhkan angka jalan tol operasi menjadi 1.260 KM pada akhir tahun 2019, atau berarti tumbuh dua kali lipat dari panjang jalan tol operasi pada saat ini.

Adapun konsesi ruas jalan tol yang diperoleh Perseroan pada tahun 2016:

1. Jalan Tol Semarang – Batang sepanjang 75 Km

2. Jalan Tol Pandaan – Malang sepanjang 37,62 Km

3. Jalan Tol Manado – Bitung sepanjang 39,9 Km

4. Jalan Tol Balikpapan – Samarinda sepanjang 99,35 Km

5. Jalan Tol Jakarta – Cikampek II Elevated sepanjang 36,4 Km

Dengan bertambahnya lima ruas tersebut, saat ini total konsesi Jasa Marga adalah 1.260 KM atau tumbuh 27,6% dibanding tahun 2015. Hingga akhir tahun 2019, Perseroan menargetkan total hak konsesi jalan tol sepanjang 2000 KM.

Pada tahun 2017, Perseroan optimistis dapat mengoperasikan 6 ruas tol baru atau dengan total keseluruhan sepanjang 210 KM pada 2017 yang tersebar di Pulau Jawa dan Sumatera. Pengoperasian ruas jalan tol baru ini diharapkan bisa meningkatkan kinerja keuangan hingga akhir tahun ini.

Beberapa ruas tol baru yang akan dioperasikan pada tahun 2017 adalah:

1. Jalan Tol Gempol - Pasuruan sepanjang 20,50 Km

2. Jalan Tol Surabaya – Mojokerto Ruas Bawen-Salatiga sepanjang 15,50 Km

3. Jalan Tol Semarang – Solo Ruas Bawen – Salatiga sepanjang 17,50 Km

4. Jalan Tol Medan – Kualanamu – Tebing Tinggi Ruas Perbarakan – Sei Rampah sepanjang 41,69 Km

5. Jalan Tol Solo – Ngawi sepanjang 90,25 Km

6. Jalan Tol Ngawi – Kertosono Ruas Ngawi – Caruban sepanjang 25,00 Km.[air]

Komentar

?>