Rabu, 23 Agustus 2017

Bandara Tulungagung Pindah ke Trenggalek, Ini Penyebabnya

Selasa, 14 Maret 2017 19:30:05 WIB
Reporter : Rahardi Soekarno J.
Bandara Tulungagung Pindah ke Trenggalek, Ini Penyebabnya
Pakde Karwo Gubernur Jawa Timur

Surabaya (beritajatim.com) - Bandar udara yang rencananya dibangun di Campurdarat Tulungagung batal dan akan dipindah ke Kabupaten Trenggalek. Penyebabnya karena PT Gudang Garam akan membangun bandara di Kediri.

Kepastian tersebut disampaikan Gubernur Jatim Soekarwo usai hadir dalam rapat terbatas dengan Pesiden RI Joko Widodo di Istana negara, Hadir dalam rapat ini Wapres Jusuf Kalla, jajaran kabinet, diantaranya Mendagri, Menteri BUMN, Menteri Perencanaan Pembangunan/Bappenas, Menteri Perdagangan, dan Menteri BUMN.


"Bandara di Kediri selain untuk perusahaan (PT Gudang Garam), bandara ini nantinya juga dimanfaatkan untuk masyarakat luar. Sedangkan rencana pembangunan bandara di Tulungagung, karena terlalu dekat ruang udaranya, maka diproyeksikan akan dipindah ke Trenggalek," kata Pakde Karwo, Selasa (14/03/2016).

Sebelumnya tim Kemenhub RI telah mengecek lokasi rencana pembangunan bandara baru di Kecamatan Campurdarat, Bandara Tulungagung. Wilayah selatan Jatim ini dianggap paling aman untuk penerbangan.

"Studi kelayakan sudah dilakukan dan dipilih Tulungagung paling tepat dan aman untuk pembangunan bandara baru di Jatim," kata Gubernur Jatim Soekarwo, Jumat (6/1/2017).

Menurut Pakde, pemerintah pusat telah menyetujuinya dan sudah memasukkan dalam rencana proyek nasional. Pada tahun 2017 ini detail engineering design (DED) Bandara Tulungagung akan disusun.

Sebelum di Tulungagung, wacana bandara sempat menguat di Pacitan. Bahkan waktu itu mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang meminta. Tapi sayangnya dekat dengan aktivitas penerbangan militer.[tok/ted]

Komentar

?>