Kamis, 19 Oktober 2017

Melihat dari Dekat Ring I Pabrik Semen Rembang (2)

Awas! Ada Tikungan Tajam Bernama Ciluk Ba...

Senin, 13 Maret 2017 00:06:06 WIB
Reporter : Ainur Rohim
Awas! Ada Tikungan Tajam Bernama Ciluk Ba...
Air terjun berjajar di Desa Pasucen, Gunem, Rembang. [Foto: suaramerdeka/bj.com]

Rembang (beritajatim.com)--Berjarak sekitar 5 kilometer dari pertigaan jalan masuk ke tapak pabrik Semen Rembang milik PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. Desa Pasucen, Kecamatan Gumen, Kabupaten Rembang adalah salah satu desa yang masuk kawasan ring I (Pertama) pabrik Semen Rembang.

Berkendaraan menuju ke Desa Pasucen membutuhkan kesabaran, ketelatenan, dan kondisi kendaraan yang fit, ban bagus, dan rem pakem. Kenapa? Jalan ke desa tersebut naik-turun dengan kondisi badan dipenuhi jeglongan sewu. Banyak lubang dan aspal mengelupas di tengah, kiri, dan kanan badan jalan. Sisi kanan dan kiri jalan dipenuhi dengan hutan jati milik PT Perhutani (Persero) dan persawahan dan atau tegalan milik warga setempat.

Badan jalan ke Desa Pasucen turun naik, kadang berkelok, tak jarang bertemu tikungan tajam. Ada satu tikungan yang dekat gang masuk Desa Pasucen bernama tikungan Ciluk Ba...Kenapa dinamakan demikian? Kalau ada 2 kendaraan roda 4 atau lebih berpapasan di tikungan tersebut, salah satu mesti mengalah.

Memangnya kenapa? Badan jalannya sempit, banyak berlubang, tikungannya berkelok-kelok dan tajam, dan jarak pandangnya terhalang dan sangat terbatas. Sehingga kalau ada 2 kendaraan roda empat atau lebih berpapasan, salah satu mesti minggir.

Mobil yang dipakai beritajatim.com sempat berpapasan dengan truk engkel yang penuh muatan hasil pertanian, sehingga mobil beritajatim.com harus minggir ke kiri badan jalan agar truk engkel dari atas bisa melaju.

Potret Desa Pasucen nyaris sama dengan desa-desa lain di kawasan pegunungan di Kabupaten Rembang. Bersahabat dengan alam pegunungan Kendeng, areal persawahan mengelilingi pemukiman warga desa, dibalut dengan hutan jati milik Perhutani yang berada di antara tapak-tapak jalan desa, dan relasi sosial yang terbangun dengan pola gemeinschaft.

Di Desa Pasucen inilah berada tapak pabrik Semen Rembang yang luasannya sekitar 58 hektar, selain masuk pula Desa Kajar, Kecamatan Gunem dalam perspektif administrasi pemerintahan. Berdasar izin Amdal yang dikeluarkan Pemprov Jateng, per tanggal 23 Februari 2017, tapak pabrik dan utilitas pabrik Semen Rembang berada di Desa Pasucen dan Desa Kajar.

Selain itu, penambangan tanah liat dan sarana serta prasarana pabrik Semen Rembang lainnya juga berlokasi di Desa Pasucen, di samping di Desa Kajar, Desa Timbrangan, dan Desa Tegaldowo di Kecamatan Gunem serta Desa Kadiwono, Kecamatan Bulu, Rembang.

"Sekarang tak boleh lagi ada pikiran ngeres setelah izin pabrik Semen Rembang keluar dan segera beroperasi. Tak ada lagi istilah kelompok pro dan kontra. Sebagai orang muslim, kita mesti taat kepada pemimpinnya (pemerintah). Semen Indonesia (SI) sebagai holding pabrik Semen Rembang adalah milik bangsa Indonesia, pabrik semen lain milik asing (luar negeri). Karena itu, kalau SI kuat, kita ikut dapat manfaat," tegas Camat Gunem, Teguh Gunawarman saat acara sosialisasi izin penambangan dan pembangunan pabrik Semen Rembang milik SI di Desa Pasucen, Kamis (9/3/2017) lalu. [air/bersambung]

Komentar

?>