Senin, 25 September 2017

Nenek Supiyah Tinggal di Bekas Gudang Tembakau

Kamis, 09 Maret 2017 23:09:32 WIB
Reporter : Oryza A. Wirawan
Nenek Supiyah Tinggal di Bekas Gudang Tembakau

Jember (beritajatim.com) - Nama perempuan tua itu Supiyah. Tak ada yang bisa memastikan usianya. Dia sendiri memperkirakan usianya sekitar 100 tahun, karena mengaku sudah menjalani masa penjajahan Belanda dan Jepang.

Supiyah tinggal seorang diri di sebuah bangunan bekas gudang tembakau, di Kelurahan Kranjingan, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember. Gudang itu milik Antoni. Setelah Antoni meninggal, sang anak mengizinkan Supiyah tetap tinggal di sana.

Suami dan saudara-saudara Supiyah sudah lama meninggal. Tak mau merepotkan siapapun, dia berjualan daun pepaya yang ditanamnya sendiri di sekitar gudang.

Hasil berjualan itu digunakan untuk membeli makanan. "Kadang-kadang saya beli ketela dan singkong untuk makan," katanya. Ada kalanya ada dermawan yang memberinya makanan.

Beruntung Supiyah tak pernah sakit parah. Sakit terberatnya hanyalah sakit kepala. Jika sudah jatuh sakit, dia menanti bantuan orang-orang sekitarnya. Supiyah sebenarnya memiliki kerabat. Namun dia tak mau merepotkan sang kerabat. [wir/suf]

Komentar

?>