Senin, 29 Mei 2017

DPRD Jatim Harap Pemerintah Batal Tutup Pabrik Gula di Jatim

Rabu, 11 Januari 2017 18:18:08 WIB
Reporter : Nanang Masyhari
DPRD Jatim Harap Pemerintah Batal Tutup Pabrik Gula di Jatim

Kediri (beritajatim.com) - Menindaklanjuti rencana pemerintah menutup sejumlah pabrik gula di Jawa Timur, Tim DPRD Provinsi Jawa Timur bersama Disperindag, Dispertan dan Biro Sumber Daya Alam meninjau Pabrik Gula Mritjan di Kota Kediri.

Setibanya di PG Mrican Kediri, rombongan langsung meninjau lokasi pengolahan gula. Pabrik ini menjadi salah satu perusahaan BUMN yang masuk dalam rencana penutupan oleh pemerintah.

Menurut Ketua Komisi B DPRD Provinsi Jatim Subianto, rencana penutupan oleh pemerintah terhadap 9 pabrik gula di Jawa Timur ini, tidak sejalan dengan keinginan Negara yang ingin mewujudkan swasembada gula. Dia khawatir justru langkah tersebut akan meningkatkan jumlah impor gula di Indonesia.

“Setelah kami melihat kondisi PG Mrican ini berdialog dengan karyawannya, kami akan memperjuangkan dengan mengirim surat kepada DPR RI dari Komisi 4 untuk melakukan peninjauan kembali,” tegas Subianto, Rabu (11/1/2017).
 
Masih kata politisi Partai Demokrat asli Kabupaten kediri ini,  pihaknya kekhawati selain menambah pengangguran di Jawa Timur, penutupan pabrik juga akan mematikan petani gula di sekitar pabrik.
 
DPRD Jatim menginginkan, pabrik gula tetap dapat difungsikan. Namun nantinya jika langkah ini tidak mendapat persetujuan atau penutupan tetap dilakukan, pihak Pemprov Jatim akan mengambil alih pabrik gula ini dengan sumberdaya manusia (sdm) tetap.

Untuk diketahui Jawa Timur sendiri merupakan pemasok gula nasional sebesar 40 persen, dengan jumlah produski normal mencapai 1.200.000 ton. Sementara itu, 9 pabrik gula yang masuk dalam daftar rencana penutupan adalah PG Tulangan, PG Watu Tulis dan PG Meritjan yang berada dibawah PTPN 10, serta PG Purwodadi , Rejosari, Kanigoro, Polean Wringin Anom dan Panji yang berada dibawah PTPN 11. (nng/ted)

Tag : pabrik gula

Komentar

?>