Senin, 29 Mei 2017

Ekspansi Bisnis 2017, Anak Usaha Semen Indonesia Tambah Gudang Baru

Rabu, 11 Januari 2017 13:53:55 WIB
Reporter : Deni Ali Setiono
Ekspansi Bisnis 2017,  Anak Usaha Semen Indonesia Tambah Gudang Baru

Gresik (beritajatim.com) - Anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, PT Varia Usaha terus melakukan sejumlah ekspansi bisnis di tahun 2017. Anak usaha Semen Indonesia yang bergerak di sektor transporter, dan distributor semen itu menambah gudang baru. Yakni, gudang semen dan non semen bidang usaha perdagangan bahan bangunan (BBU), wilayah Jawa Timur Cabang Gresik di Gulomantung, Kebomas, Gresik.

Sumarwanto, Dirut PT Varia Usaha mengatakan, investasi gudang semen dan non semen bidang usaha PBB ini menelan investasi Rp 7,5 miliar ini untuk melengkapi 58 gudang yang sudah beroperasi.

"Dari jumlah gudang itu, di Jawa Timur ada 45 gudang milik kami untuk menunjang operasional perusahaan. Tahun 2017, Varia Usaha menargetkan tambahan gudang sebanyak 10 unit lagi," katanya kepada wartawan usai peresmian kantor dan gudang Gulomantung Gresik, Rabu (11/01/2017).

Tak hanya itu, dia pun menjelaskan Varia Usaha ke depan menjadi transporter, dan distributor Semen Indonesia Group. Karena itu, tahun ini pihaknya mengembangkan atau menggenjot infrastruktur baik gudang maupun armada. Langkah ini diambil karena akhir tahun lalu, mayoritas kepemilikan saham PT Varia Usaha dimiliki Semen Indonesia Group.

"Karena mayoritas saham dimiliki Semen Indonesia Group. Sesuai strateginya, PT Varia Usaha menjadi strategi perusahaan distribusi dan transporter dengan cara meningkatkan sarana infrastruktur secara besar-besaran," ujar Sumarwanto

Masih menurut Sumarwanto, keberadaan gudang semen, dan non semen bidang usaha perdagangan bahan bangunan (BBU) itu, untuk memperkuat daerah pemasaran semen zak wilayah Gresik Kota, dan sebagian wilayah Surabaya Barat. Sedangkan untuk pemasaran semen curah, dan jumbo.

"Investasi kantor dan gudang baru ini tidak lain agar gudang tersebut bisa dimanfaatkan secara maksimal untuk waktu jangka lama," ungkapnya.

Sementara itu, Direktur Operasional PT Varia Usaha Joni Gunawan menuturkan, penyiapan infrastruktur ini dibutuhkan untuk mendukung kinerja penjualan perusahaan pasca konsolidasi dengan Semen Indonesia Group.

"Tantangan bisnis perdagangan bahan bangunan di tahun 2017 semakin ketat. Untuk itu, kami terus berupaya meningkatkan sarana infrastruktur," tandasnya.

Tahun lalu, PT Varia Usaha mampu membukukan penjualan sebesar Rp 4,3 triliun dari penjualan semen. Sedangkan di tahun 2017, anak usaha PT Semen Indonesia itu menargetkan bisa melompat di angka 60 persen.

Untuk mendukung target itu, PT Varia Usaha akan terus menambah sejumlah gudang mauoun armada baik di Pulau Jawa maupun di luar pulau. [dny/but]

Komentar

?>