Senin, 29 Mei 2017

Bandara Baru Dipastikan di Campurdarat Tulungagung

Jum'at, 06 Januari 2017 22:08:53 WIB
Reporter : Rahardi Soekarno J.
Bandara Baru Dipastikan di Campurdarat Tulungagung

Surabaya (beritajatim.com) - Tim Kemenhub RI telah mengecek lokasi rencana pembangunan bandara baru di Kecamatan Campurdarat, Bandara Tulungagung. Wilayah selatan Jatim ini dianggap paling aman untuk penerbangan.

"Studi kelayakan sudah dilakukan dan dipilih Tulungagung paling tepat dan aman untuk pembangunan bandara baru di Jatim," kata Gubernur Jatim Soekarwo, Jumat (6/1/2017).

Menurut Pakde, pemerintah pusat telah menyetujuinya dan sudah memasukkan dalam rencana proyek nasional. Pada tahun 2017 ini detail engineering design (DED) Bandara Tulungagung akan disusun.

Sebelum di Tulungagung, wacana bandara sempat menguat di Pacitan. Bahkan waktu itu mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang meminta. Tapi sayangnya dekat dengan aktivitas penerbangan militer.

Pakde memastikan bahwa Bandara di Selatan Jatim itu sudah final. Meski sempat berkembang wacana baru bahwa PT Gudang Garam akan membangun bandara sendiri di Kediri.

Namun, membangun bandara tidaklah mudah. Tidak sekadar memilih tempat, namun menyangkut keamanan penerbangan. Kemenhub akan detail dan sangat ketat untuk urusan bandara. Diperkirakan, paling cepat dua tahun kemudian proyek Pembangunan bandara Tulungagung akan dimulai.

Bandara baru ini nantinya akan dikelola Dinas Perhubungan Jatim seperti Bandara Abdurrahman Saleh Malang.

Pakde juga menyatakan bahwa pembangunan Bandara Tulungagung adalah yang paling cepat di antara sejumlah bandara yang akan dibangun di Jatim. Termasuk dengan Bandara Purboyo Malang Selatan, lebih duluan Pembangunan di Tulungagung.

Diberitakan sebelumnya, Kepala Dishub Jatim Wahid Wahyudi mengatakan bahwa akan ada lima bandara baru di beberapa daerah. Kelima rencana itu sudah masuk rencana yang telah diusulkan ke Kementerian Pehubungan. Termasuk di dalamnya adalah Bandara Tulungagung.

"Bandara Purboyo di Malang Selatan masih mematangkan kajiannya. Koordinasi berjalan dengan TNI AL selaku pemilik lahan. Tulungagung akan lebih dulu dibangun," kata Wahid.

Selain kedua daerah itu, Kepulauan Masalembu Sumenep dan Kangean Sumenep juga bakal dibangun bandara. Juga Lamongan masuk dalam rencana usulan pembangunan bandara. Namun untuk Lamongan masih jangka sangat panjang. [tok/but]

Komentar

?>