Rabu, 28 Juni 2017

Kurangi Pengaruh Dolar AS, Indonesia Gandeng Thailand dan Malaysia

Sabtu, 24 Desember 2016 21:24:00 WIB
Reporter : -
Kurangi Pengaruh Dolar AS, Indonesia Gandeng Thailand dan Malaysia

Jakarta (beritajatim.com) - Bank Indonesia bekerja sama dengan bank sentral Thailand dan Malaysia dalam penyelesaian perdagangan bilateral dan investasi langsung dengan mata uang lokal (local currency settlement).

"Secara jangka panjang, kerja sama ini akan positif bagi perdagangan dan investasi di Asia Tenggara. Ini juga dalam rangka kita mengurangi ketergantungan terhadap dolar AS," kata Deputi Gubernur Senior BI Mirza Adityaswara di Gedung BI, Jakarta, Jumat (23/12/2016).

Penandatanganan nota kesepahaman kerangka kerja sama tersebut dilakukan di Bangkok, Thailand oleh Gubernur Bank Indonesia, Agus Martowardojo, Gubernur Bank Negara Malaysia, Muhammad bin Ibrahim, dan Gubernur Bank of Thailand, Veerathai Santiprabhob.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Tirta Segara mengatakan, kesepakatan tersebut akan memberikan lebih banyak opsi bagi pelaku usaha dalam memilih mata uang, saat ingin bertransaksi dalam perdagangan.

Dengan begitu, penggunaan mata uang lokal di ASEAN dapat meningkat, sekaligus mengurangi risiko di tengah volatilitas pasar keuangan global.

"Hal tersebut juga akan memberikan manfaat bagi pelaku usaha melalui pengurangan biaya transaksi dan meningkatkan efisiensi perdagangan dan investasi," ujar Tirta.

Kesepakata ini, kata Tirta, juga akan mendorong pengembangan lebih lanjut pasar keuangan regional dalam mendukung integrasi ekonomi dan keuangan. "Ini tonggak utama dalam kerja sama bank sentral di regional," kata dia.

Untuk mengurangi ketergangungan terhadap dollar AS, Indonesia sebelumnya menjalin kerja sama dengan kerangka lain yakni bilateral currency swap agreement (BCSA). Beberapa negara yang menyepakati BCSA dengan Indonesia antara lain adalah Cina dan Australia. [tar]

Sumber : Inilah.com
Tag : rupiah

Komentar

?>