Selasa, 19 Juni 2018

Elpiji Melon Langka, Pangkalan Tolak Pembeli Luar

Kamis, 08 September 2016 17:45:50 WIB
Reporter : Pramita Kusumaningrum
Elpiji Melon Langka, Pangkalan Tolak Pembeli Luar
Rini, pemilik pangkalan elpiji sedang menata Elpiji yang mulai langka (Pramita/Bj)

Ponorogo (beritajatim.com) - Kelangkaan Elpiji Melon 3 kg tidak ditampik oleh pangkalan Elpiji di Ponorogo, Jalan Kokrosono Ponorogo. Hal ini dilihat dari banyaknya pelanggan luar yang mencari ke pangkalan tersebut.

"Sebenarnya kalau pasokan dari Pertamina aman. Tidak berkurang, setiap dua hari sekali pasti datang," kata Rini, pemilik pangkalan Elpiji Melon 3 kg, Jalan Kokrosono Ponorogo.

Rini mengatakan pasokan 100 Elpiji yang biasa ludes dalam dua hari, sekarang sehari pun langsung ludes. Bahkan bisa dihitung jam.

Sehingga tulisan gas habis sering dia pasang daripada gas ada. Rini pun harus memilah dan memilih pembeli. Dia mengatakan bahwa pelanggan diutamakan. "Jika ada pembeli diluar pelanggan saya terpaksa menolaknya terlebih dahulu. Saya utamakan pelanggan," katanya.

Bahkan ada pembeli yang dari luar wilayah Kecamatan Kota Ponorogo. Namun dia terpaksa menolaknya karena mengutamakan pelanggan.

Rini mengendus ada permainan diagen tertentu. Sehingga di Ponorogo kelangkaan gas Elpiji Melon mulai terasa. "Pengennya sih ada penambahan ke agen. Jangan cuma 100 per dua hari. Kalau bisa dilebihkan," harapnya.

Diberitakan sebelumnya, kelangkaan Elpigi Melon 3kg di Ponorogo kembali terjadi. Setelah beberapa pekan lalu melanda Kecamatan Bungkal, saat ini kelangkaan Elpigi Melon 3 kg terjadi di Kecamatan Jambon dan Kecamatan Kauman.

Parahnya, kelangkaan ini sudah terendus pasca lebaran lalu. Dan persediaan benar-benar kosong sebulan lalu. Warga pun harus keliling lebih jauh untuk mendapatkan gas Elpigi Melon 3kg. Bahkan ada yang beralih ke alam lagi, menggunakan kayu bakar. (mit/kun)

Komentar

?>