Rabu, 12 Desember 2018
Dibutuhkan Wartawan untuk wilayah Nganjuk Syarat: 1.Pendidikan S1 (semua jurusan) 2. Usia Maksimal 28 Tahun 3. Memiliki SIM C 4. Punya Pengalaman Jurnalistik 5. Punya Pengalaman Organisasi Kirim Lamaran dan CV ke beritajatim@gmail.com

Jember, Kawasan Cadangan Emas Nasional

Kamis, 11 Agustus 2016 13:45:18 WIB
Reporter : Oryza A. Wirawan
Jember, Kawasan Cadangan Emas Nasional
Bambang Haryadi

Jember (beritajatim.com) -  Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, merupakan salah satu kawasan cadangan emas nasional yang belum ditambang. Sebelumnya, Tumpang Pitu di Kabupaten Banyuwangi sudah dieksploitasi.

Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya, Bambang Haryadi, mengatakan, Silo adalah salah satu kawasan cadangan emas yang dikelola PT Aneka Tambang. "Cadangan emas di Pongkor, Bogor, sudah mulai menipis dan kemungkinan hanya sampai 2019. Jadi kemungkinan Silo adalah salah satu (kawasan) untuk memenuhi kebutuhan cadangan emas nasional," katanya, di sela-sela kegiatan reses di Daerah Pemilihan Jawa Timur IV Jember-Lumajang, Kamis (11/8/2016).

Bambang mengatakan, penambangan emas di Silo harus dilihat dari berbagai sisi. "Kembali ke Undang-Undang Dasar pasal 33, bahwa kekayaan alam dikuasai negara. Jadi setiap kekayaan alam, selama itu masih di wilayah nusantara, jika ingin dimanfaatkan negara, pemerintah di bawahnya harus menghormati kebijakan pemerintah pusat," katanya.

Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur Ahmad Hadinuddin mengatakan, dalam Rencana Tata Ruang Wilayah Jawa Timur, kawasan Silo Kabupaten Jember sebenarnya adalah hutan lindung. Namun potensi tambang emas Silo sudah jadi isu nasional. "Setelah 2019, setelah Pongkor habis, pemerintah harus menggali emas di daerah lain. Yang paling berpotensi Jember," katanya.

Menurut Hadinuddin, Silo sudah menjadi wilayah garapan PT Antam. "Kalau sudah jadi plotting Antam, ini sudah jadi kebutuhan nasional," katanya.

Menurut Hadinuddin, ini tentu menjadi dilema. "Kami harap persoalan tambang tetap menjadi pantauan seluruh komponen masyarakat di Jember. Pemerintah daerah juga harus tetap tegas," katanya.

Hadinuddin berharap ada diskusi mendalam soal persoalan tambang emas di Silo ini. "Kalau sudah kebijakan pusat turun untuk kepentingan nasional, pemerintah di bawah tak bisa berbuat apa-apa. Perlu ada diskusi di bawah, polemik di Silo terselesaikan dengan pembicaraan antarkomponen pemangku kepentingan di Jember," katanya. [wir]

Tag : emas

Komentar

?>