Jum'at, 24 Nopember 2017

Lebaran, Omset Penjualan Oleh-oleh di Pasar Genteng Naik

Jum'at, 15 Juli 2016 14:00:13 WIB
Reporter : Aviv Uswatun K
Lebaran, Omset Penjualan Oleh-oleh di Pasar Genteng Naik

Surabaya (beritajatim.com) – Para penjual oleh-oleh khas Jawa Timur di sekitar pasar Genteng Besar Surabaya mengaku omset penjualannya meningkat cukup tinggi pasca lebaran.

Amelia, salah satu pemilik toko pusat oleh-oleh di pasar Genteng Besar mengatakan oleh-oleh khas Surabaya khususnya makanan laut merupakan oleh-oleh yang paling diburu oleh para pembeli, salah satunya bandeng asap. Ia menjelaskan penjualan ikan bandeng asaplah yang paling tinggi pasca lebaran.

“Yang paling tinggi penjualannya itu ikan-ikan, bandeng asep, teripang, krupuk udang. Dibanding hari biasa ya tinggi sesudah lebaran. Kan pas liburan sekolah,” ujar Amelia (14/07/2016).

Keunikan dari bandeng asap yang dijual adalah bau wanginya yang berbeda dari bandeng biasa. Harga yang dibandrol pun cukup terjangkau. Untuk satu ekor bandeng asap, ia mengaku menjual dengan harga kisaran 50ribuan hingga 90ribuan tergantung besar kecilnya ukuran.

Ia menuturkan bahwa para pembeli oleh-oleh khas Surabaya kebanyakan didominasi oleh pembeli yang berasal dari luar kota seperti Jakarta.

“Kebanyakan asal dari Jakarta,” sahutnya.

Sama halnya Amelia, Prapto, salah satu pemilik toko yang lain mengaku penjualan oleh-oleh khas Surabaya di tokonya meningkat 10% hingga 20% sejak H +1.

“Kalau sekarang penjualannya paling tinggi sesudah lebaran. Kalau tahun kemarin kan sebelum lebaran. Yang lagi tren itu kue lapis Surabaya, Almond Crispy, bandeng asap, krupuk-krupuk,” kata Prapto.

Ia memperkirakan bahwa penjualan oleh-oleh khas Jawa Timur ini akan tetap tinggi hingga akhir minggu. Ia pun berharap penjualannya dapat meningkat di tahun-tahun berikutnya.

“Ke depannya ya moga-moga lebih ramailah dari tahun ini,” pungkasnya. (viv/ted)

Komentar

?>