Senin, 26 Juni 2017

Gula Tembus Rp 16.500, Operasi Pasar Tak Pengaruh

Kamis, 23 Juni 2016 10:13:40 WIB
Reporter : Pramita Kusumaningrum

Ponorogo (beritajatim.com) - Operasi Pasar yang digelar, baik oleh Dinas Indakop dan UMKM Ponorogo maupun Provinsi Jawa Timur (Jatim), tak mempengaruhi harga gula. Bahkan pada beberapa pasar di Ponorogo harga gula tembus Rp 16.500.

Plt Dinas Indakop dan UMKM Ponorogo mengatakan, sampai minggu ketiga ramadhan harga gula tidak turun. Bahkan menurutnya cenderung naik. "Kami belum bisa mensatbilkan harga gula sama sekali," katanya kepada beritajatim.com, Kamis (23/6/2016).

Padahal, lanjut dia, operasi pasar sudah dilakukan terus menerus. Baik dari dinas Pasar dan Indakop Ponorogo maupun daei provinsi.Menurutnya setiap hari ada 1.6 ton sampai 5 ton yang dijual dalam operasi pasar. "Ini menjadi evaluasi tersendiri bagi kami," terangnya.

Seharusnya harga gula berada pada kisaran harga Rp 11.750. Tidak seperti sekarang yang tembuS Rp 16.500. Sementara itu, salah satu penjual di Songgolangit, Ayu Astika menuturkan tidak bisa menurunkan harga gula. Pasalnya dia membeli per kilogramnya sudah tembus Rp 16.000.

Dia pun tidak bisa mengikuti harga operasi pasar. Dia mengatakan jika ada pembeli yang mengatakan operasi pasar lebih murah disarankan untuk membeli ke operasi pasar saja. "Masa saya ikuti harga Operasi Pasar? Orang saya ambilnya saja sudah 16.000, " pungkasnya. (mit/kun)

Tag : gula ponorogo

Komentar

?>