Jum'at, 26 Mei 2017

Gelar Pasar Murah, Gula Jadi Serbuan Warga

Rabu, 22 Juni 2016 09:15:06 WIB
Reporter : Rindi Suwito
Gelar Pasar Murah, Gula Jadi Serbuan Warga

Banyuwangi (beritajatim.com) - Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Pertambangan (Disperindagtam) Kabupaten Banyuwangi menggelar Operasi Pasar (OP) di sejumlah titik. Dari beberapa titik yang menjadi tujuan, komoditi jenis gula pasir menjadi buruan warga.

“Kalau dibandingkan gula Operasi Pasar yang dijual hanya Rp. 12.750 per kilogram, Gupalas memang sedikit lebih mahal. Namun tetap lebih murah dibandingkan harga gula di pasaran,” kata  Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Pertambangan (Disperindagtam) Kabupaten Banyuwangi Hary Cahyo Purnomo

Ia mengatakan gula yang dijual di sini dikemas lebih bagus dengan merk Gula Gupalas. Meski murah, harga yang dipatok di setiap titik bisa bervariasi. Ini tegantung kepada harga promosi yang diberlakukan distributor yang terlibat saat itu.

“Meski begitu, saya pastikan semua barang tersebut dijual dengan harga lebih murah dari harga pasar. Seperti gula ini, langsung dipasok sama Bulog sehingga lebih murah dari pasaran,” terang Hary.

Dari pantauan pihak Disperindagtam, bahan kebutuhan yang paling banyak diburu karena hanya dijual Rp. 14.500 per kilogram. Harga ini lebih murah dari harga di pasaran yang mencapai Rp. 16.500 per kilogram.

"Ini upaya kami untuk menekan terjadinya inflasi selama Ramadhan dan menjelang Lebaran. Agar stabilitas harga sembako dan kebutuhan lainnya terjaga,” kata Hary

Sementara itu, pasar murah yang digelar di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Maron Genteng pada 15-18 Juni lalu, juga tak kalah ramai dari lokasi pertama. Di pasar murah ini, bawang merah menjadi bahan kebutuhan yang laris manis diserbu pengunjung.

“Bawang merah hanya kami jual Rp. 15.000 per kilogram, padahal harga pasar saat ini sudah mencapai Rp. 27.000 per kilogram. Ini bentuk kepedulian kami agar masyarakat bisa menikmati sembako dengan harga murah,” kata Imam Sembirinx, pemilik UD. Mantab Jaya pemasok bawang merah.

Jadwal pasar murah berikutnya berada di balai Kecamatan Wongsorejo pada 22-23 Juni. Terakhir, akan kembali digelar di halaman parkir Kantor Disperindagtam tanggal 29 Juni – 5 Juli 2016 mendatang.

Selain itu, fasilitasi pasar murah ini bekerja sama dengan sejumlah pasar moderen, distributor, Badan Usaha Logostik (Bulog) Banyuwangi, PT Pertanian Negara Indonesia (Pertani) dan Asosiasi Kerajinan Kuliner Kaos, Asesoris dan Batik (AKRAB). (rin/kun)

Komentar

?>