Kamis, 23 Nopember 2017

Perbankan, OJK dan Industri Keuangan Non Bank Perluas Program Jaring

Jum'at, 13 Nopember 2015 11:52:24 WIB
Reporter : Brama Yoga Kiswara
Perbankan, OJK dan Industri Keuangan Non Bank Perluas Program Jaring

Malang (beritajatim.com) -  Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KPP), Industri Perbankan serta Industri Keuangan Non Bank (IKNB) terus memperluas program Jaring.

Program Jaring (Jangkau, Sinergi dan Guideline), untuk meningkatkan pembiayaan ke sektor kelautan dan perikanan dengan menggelar acara kelautan program Jaring di Pantai Sendangbiru, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, Jumat (13/11/2015) siang.

Ketua Dewan Komisioner OJK, Muliaman D Hadad, melalui siaran pers yang diterima beritajatim.com memaparkan, Program Jaring sebelumnya diresmikan Wapres Jusuf Kalla pada 11 Mei 2015 di Pantai Bodia Takalar, Sulawesi Selatan.

"Perkembangan program Jaring berjalan sesuai yang direncanakan. Berhasil mendorong pemahaman pelaku jasa keuangan terhadap bisnis di sektor kelauatan dan perikanan. Sehingga kredit perbankan disektor ini terus meningkat," ungkapnya.

Muliaman melanjutkan, jumlah bank yang mengikuti program Jaring sejak diluncurkan Mei lalu, bertmbah lima menjadi 13 bank. "Ini pertanda positif terhadap berjalanya program Jaring ke depan sesuai dengan cita-cita pemerintah," terangnya.

Pada tahap awal, kata Muliaman, pada tahap awal 8 bank partner Program Jaring. Yaitu PT Bank Negara Indonesia (BNI), BRI, Bank Mandiri, Bank Danamon, BTPN, Bank Permata, Bank Bukopin, dan PT.BPD Sulawesi Selatan dan Barat.

Sementara 5 bank menyusul menjadi bank partner Jaring adalah, BCA, Bank Maybank Indonesia, Bank CIMB Niaga, Bank Sinarmas dan BPD Jatim. Selain dari Perbankan, partner Jaring adalah industri keuangan non bank (IKNB) melalui konsorsium perusahaan pembiayaan, asuransi jiwa, asuransi umum dan penjamin.

Realisasi penyaluran kredit baru (gross) ke sektor KP oleh Bank Partner sampai dengan akhir September 2015 mencapai Rp.4,41 triliun atau 82,09 persen dari target agregat 8 bank partner sebesar Rp.5,37 tirilun. Berapa bank yang telah mencapai dan melebihi target penyaluran kredit gross adalah BRI, BTPN dan BPD Sulselbar.

Pembiayaan untuk sektor KP dari konsorsium perusahaan pembiayaan mencapai Rp.252 miliar sampai dengan Oktober 2015. Dari awal tahun hingga November 2015, Jamkrindo sebagai penjamin KUR dan UMKM sektor kelautan dan perikanan telah merealisasikan penjaminan untuk kredit dengan total plafon Rp.81,96 miliar secara nasional.

"Data OJK hingga 30 September 2015, total kredit kelautan dan perikanan mencapai Rp.20,19 triliun. Atau tumbuh 12,4 persen," paparnya.

Ia menambahkan, pertumbuhan kredit kelautan dan perikanan telah melebihi laju kredit seluruh industri yang tumbuh 11,09 persen (yoy) hingga 30 September 2015.

Kegiatan lainnya dalam program Jaring antara lain, monitoring realisasi kredit baru bank partner ke sektor kelautan dan perikanan. Penyusunan grand designe program Jaring. Serta pelaksanaan perjanjian kerja sama antara OJK dan KKP. (yog/ted)

Tag : keuangan ojk

Berita Terkait

    Komentar

    ?>