Selasa, 21 Nopember 2017

Terminal Teluk Lamong Tingkatkan Pelayanan Internasional

Peluncuran Rute Baru Pelayaran Cina di Terminal Teluk Lamong

Kamis, 30 Juli 2015 23:35:42 WIB
Reporter : Renni Susilawati
Peluncuran Rute Baru Pelayaran Cina di Terminal Teluk Lamong

Surabaya (beritajatim.com) - Terminal Teluk Lamong menjadi magnet kuat bagi pelayaran internasional untuk sandar dan melakukan proses bongkar-muat. Alat serba canggih yang menjanjikan kecepatan dan ketepatan pelayanan membuat Teluk Lamong semakin diminati oleh kapal – kapal asing.

Pelayanan kapal internasional di Terminal Teluk Lamong resmi dibuka sejak tanggal 22 Mei 2015 bersamaan dengan diresmikannya revitalisasi Alur Pelayaran Barat Surabaya dan Terminal Teluk Lamong oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo. Pelayaran asing terus melirik potensi menarik yang dimiliki oleh terminal dengan konsep ramah lingkungan tersebut.

Seiring dengan meningkatnya perekonomian dunia dan Indonesia, salah satu pelayaran besar dunia, China Shipping Container Lines Co, Ltd, membuka rute baru dengan tujuan Lianyungang – Dalian. Rute baru tersebut melewati Lianyungang – Qingdao – Shanghai – Ningbo – Shekou –Jakarta – Surabaya – Semarang – Davao - Shanghai – Yingkou – Tianjin – Dalian.

Rute tersebut akan melewati Surabaya dengan kapal CSCL Panama berbendera Hongkong dan sandar perdana di Terminal Teluk Lamong pada hari Kamis, 30 Juli 2015. CSCL Panama berkapasitas maksimal 2546 TEUs dengan panjang 208,50 m, akan dilayani di Terminal Teluk Lamong secara berkala setiap minggunya. Pada pelayanan perdana di Terminal Teluk Lamong, kapal yang memerlukan kedalaman 11,4m tersebut melakukan proses bongkar muat dengan total muatan 449 box.

Direktur Utama Terminal Teluk Lamong, Prasetyadi, menjelaskan bahwa dibukanya rute baru China Shipping dikarenakan Indonesia merupakan salah satu negara terbesar penerima ekspor dari Cina. Tercatat pada semester I tahun 2015 ekspor Cina ke Indonesia mencapai US$14,71 miliar (Badan Pusat Statistik, 2015). Dengan angka tersebut dapat dipastikan pengiriman barang dari negara ginseng tersebut akan semakin banyak menuju Indonesia.

Pelabuhan memegang peranan penting dalam proses pengiriman barang dan sangat mempengaruhi harga logistik. Sebagai terminal multipurpose, Terminal Teluk Lamong memiliki potensi tinggi untuk melayani kapal – kapal berkapasitas besar. Kedalaman (draught) dermaga internasional yang mencapai -14 m dan didukung dengan peralatan baru serba otomatis membuat Terminal Teluk Lamong layak dipercaya sebagai penekan biaya logistik di Indonesia.

“Apabila kapal berukuran besar dengan muatan banyak dapat dilayani, maka harga logistik dapat ditekan terlebih dengan pelayanan lebih cepat dan tepat yang dilakukan Terminal Teluk Lamong”, ujar Prasetyadi.


Prasetyadi menambahkan bahwa dengan masuknya rute baru China Shipping ke Terminal Teluk Lamong dapat memberikan pilihan kepada para eksportir dan importir yang akan melakukan pengiriman barang rute Cina – Surabaya dan sebaliknya.

Dengan masuknya CSCL Panama diharapkan peran Terminal Teluk Lamong semakin diperhitungkan pada bisnis kepelabuhanan sebagai penekan biaya logistik di Indonesia dan mempererat hubungan bilateral Cina – Indonesia sehingga dapat bekerjasama dalam membangun perekonomian dunia.

China Shipping Container Lines (CSCL)
China Shipping Container Lines (CSCL), merupakan salah satu perusahaan afiliasi dari China Shipping Group yang bergerak dalam bidang penyedia jasa pengiriman barang ke seluruh dunia. CSCL didirikan pada tahun 1997 dan berpusat di Shanghai, Cina.

Spektrum bisnis CSCL menyebar dengan luas mulai dari pengiriman container, penyewaan kapal, cargo conversing, pergudangan, depo container, manufaktur, perdagangan, perbaikan container serta manajemen kapal. CSCL mengoperasikan armada terbaru, modern, dan ramah lingkungan berkapasitas besar dengan menjamin keamanan dan efisiensi pelayanan. Pada akhir tahun 2014, jumlah kapal CSCL mencapai 156 dengan total kapasitas 724.000 TEU. CSCL menempati urutan ke-7 sebagai perusahaan penyedia jasa pengiriman terbesar di dunia dari segi kapasitas.

Kapal CSCL dilayani oleh lebih dari 180 pelabuhan di dunia secara berkala di lebih dari dari 60 negara dan wilayah. Perusahaan ini menawarkan ±80 jalur perdangangan domestik dan internasional dengan jaringan yang berkembang dengan baik, meliputi Asia Tenggara, Cina Selatan, Cina Utara dan daerah sungai Yangzi. CSCL mempekerjakan lebih dari 7000 pegawai yang tersebar di 80 agen perusahaan dan 287 kantor lokal dengan berupaya memberikan pelayanan terbaik dengan jaringan yang terintegrasi.

Dibekali dengan sumber daya berkualitas mulai dari segi armada, terminal, truk, pergudangan, kereta api dan angkutan udara, CSCL mampu menyediakan pelayanan yang terintegrasi melalui mata rantai logistik dari darat, laut dan udara. CSCL berkomitmen untuk menawarkan layanan yang dapat dipercaya diseluruh dunia melalui "paket" solusi yang melibatkan platform E-bisnis seperti EDI dan Cargo. Perusahaan bertujuan untuk mendapatkan keuntungan kompetitif bagi pelanggan melalui proses monitoring secara keseluruhan dan mengurangi biaya logistik.

Dalam 17 tahun berdirinya, CSCL menjalankan bisnis dengan hati – hati dengan memperhatikan kesinambungan antara perusahaan dan masyarakat dari segi pertumbuhan dan kualitas perusahaan. CSCL meyakini perusahaan akan terus bertumbuh melalui budaya perusahaan yang baik. CSCL akan terus meningkatkan kompetensi karyawan serta membuat konsep perusahaan yang ramah lingkungan dengan

meminimalisir pengeluaran emisi gas karbon. Jejak CSCL dalam masyarakat terlihat dalam berbagai misi penyelamatan di bidang maritim dan kegiatan penanggulangan kemiskinan. Upaya CSCL dalam bidang lingkungan hidup telah diakui dunia dengan berbagai penghargaan antara lain, Green Flag dari Long Beach Port, A Special Award in a Maritime Search and Rescue Mission dari IMO, penghargaan sebagai salah satu perusahaan jasa terpopuler di Eropa dan penghargaan sebagai perusahaan pelayaran peduli lingkungan.[rea/kun]

Tag : teluk lamong

Komentar

?>