Ekbis

Tepung Bungasari Bidik Pasar Jatim

Surabaya (beritajatim.com)  – PT Bungasari Flour Mills Indonesia bertekad akan menguasai pasar tepung terigu   yang selama ini hanya menyumbang 5 persen dari total pendapatan penjualan mereka secara nasional. Salah satu cara dengan mulai merambah pasar ritel dengan mengenalkan produk Bungasari ke konsumen langsung.

“Di Jatim kami sudah dikenal di toko-toko bahan kue dan roti, hanya saja di kalangan ritel masih belum banyak yang tahu. Hal itu yang membuat kami akan melakukan promosi lebih gencar lagi di Jatim,” ungkap Marketing Manager PT Bungasari Flour Mills Indonesia, Rio Ferdian.

Salah satu upaya promosi yang ditempuh dengan mengikuti ajang East Food Indonesia 2019 yang digelar di Grand City Convention, Surabaya, pada 20-23 Juni 2019.

“Ini pertama kalinya kami ikut pameran di Jatim dan tahun ini moment yang pas, karena kami hadir menawarkan berbagai varian terigu,” jelasnya.

Dikatakan Bungasari, saat akan menambah kapasitas pabriknya di Cilegon, Banten dari 1.000 ton menjadi 2.000 ton. Dan terigu yang dihasilkan pun menggunakan sistem pengolahan gandum yang paling canggih dan modern di Indonesia, yakni Flour Blending System. Teknologi tersebut menjadi keunggulan Bungasari, ditunjang dengan kapasitas produksi yang besar guna menghasilkan beragam jenis terigu untuk industri, UMKM, hingga rumah tangga, untuk memenuhi kebutuhan segmen bakery, noodle, biskuit, pastry, hingga feed.

Beragam varian terigu milik Bungasari dengan berbagai kategori telah diluncurkan ke pasar, di antaranya Golden Eagle, Golden Crown, Kabuki, Kabuki Gold, Krakatau, Hikari Biru, Hana Emas, Hana Biru, Niji, Bola Salju, Jawara, Gelang Berlian dan masih banyak lagi. Sementara untuk beberapa merek, di antaranya seperti Ikan Hiu, Kiwi, dan Nila, menjadi produk-produk andalan Bungasari untuk kebutuhan feed.

Pada awal 2019, program Bola Salju #5hareGreatness digencarkan, sebagai bentuk syukur dan apresiasi dari Bungasari atas kehadiran Bola Salju selama lima tahun terakhir. Terigu serba guna ini telah dipercaya dan mendorong konsumen untuk #BeraniInovasi untuk menghasilkan beragam olahan pangan. Bola Salju #5hareGreatness tak hanya jargon semata, kampanye tersebut juga mencakup lima hal, yakni memperkuat distribusi, menghadirkan produk-produk baru berkualitas, menginspirasi para hobbyist baking Indonesia, turut memajukan dan mengedukasi UMKM di Tanah Air, serta memberikan kualitas hidup yang lebih baik melalui bahan makanan yang bermutu.

Berbagi edukasi bersifat experiental dengan melibatkan konsumen maupun mitra kerja kembali diterapkan melalui East Food Indonesia 2019. Bungasari menghadirkan booth Bola Salju #5hareGreatness, lalu mendatangkan sejumlah chef maupun praktisi ternama di bidang industri pangan, seperti Chef Achen dari Toko Kue Ny. Liem (Bandung), Chef Novi dari Parisienne Bakery (Surabaya), Chef Irfan dari Lezat Academy (Surabaya), hingga pelaku UMKM Mie Ayam Mas Edi (Surabaya). Selain itu, para home chef (chef-chef dari Bungasari) juga akan berbagi melalui baking demo membuat Martabak Manis, Bolu Kukus, Donut Glazing, Panettone Nougat, Bomboloni Ubee, Klepon Cake, Red Wine Chocolate Cake, Brownies Nastar, Big Egg Bread, Vetkoek, dan Layer Moon Cake.

“Dengan memboyong kampanye edukatif Bola Salju #5hareGreatness ke Surabaya, selain muncul bersama produk-produk terigu unggulannya, Bungasari juga menghadirkan berbagai jenis baking demo dan melibatkan para mitra kerja di Surabaya dan sekitarnya, serta para home chef dengan resep-resep yang menarik,” tandasnya. [rea]

Apa Reaksi Anda?

Komentar