Ekbis

Sharp Targetkan Penjualan Rp 11 Triliun Hingga 2020

Surabaya (beritajatim.com) – PT Sharp Electronics Indonesia targetkan penjualan bisa naik hingga Rp 11 Triliun. Salah satunya dengan diluncurkannya Sharp Mobile Display Truck di lima kota yakni, Jakarta (Pantai Festival Ancol), Surabaya (Museum Kapal Selam), Samarinda (Taman Samarendah), Makassar (Pantai Losari), dan Palembang (Kampung Kapitan Ampera).

“Kami optimis dengan angka itu, mengingat kebutuhan alat elektronika beberapa kota besar kian diminat karena hal kebutuhan masyarakat setiap harinya. Untuk itu, diusia emas 50 tahun di 2020 nanti kami akanmeraih target itu,” ujar Presiden Direktur PT Sharp Electronics Indonesia, Shinji Teraoka.

Lebih lanjut Teraoka mengungkapkan, tahun ini market share produk Sharp secara nasional mampu meraih 30 persen. Sementara produk yaang memiliki kontribusi besar terhadap produknya adalah jenis barang Televisi LED, Lemari Es dan Mesin cuci disusul barang jenis Air Conditioning (AC).

“Tiga produk inilah yang memiliki kontribusi besar dalam market share kami selama ini. Sementara untuk AC masih rendah mengingat pabriknya belum ada. Dan pastinya, tahun 2020 mendatang kami akan membangun pabrik khusus AC mendatang,” katanya.

Sementara itu Jatim menyumbang penjualan 7-8 persen harapannya hingga 2020 bisa naik lebih besar lagi. Hal ini juga yang membuat Sharp mengagendakan Sharp Mobile Display Truck ke kota-kota kecil di Jatim.

“Sebagai produsen manufaktur elektronik yang telah mengisi kebutuhan dari generasi ke generasi, kami ingin Sharp Indonesia tetap menjadi pilihan utama keluarga Indonesia. Oleh karena itu, kepercayaan konsumen terhadap Sharp Indonesia terus kami bina, salah satunya dengan menghadirkan Sharp Mobile Display Truck ini. Kami berivestasi 500 Juta per unit Display Truck dan sistem sewa,” bebernya.

Sharp Mobile Display Truck akan mengitari pulau – pulau di Indonesia seperti Pulau Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Sumatera, Sulawesi, dan Kalimantan. “Program bertajuk ‘CaraFUN Roadshow’akan terbagi menjadi beberapa periode. Periode pertama akan berlangsung selama tiga bulan, sejak Agustus hingga November 2019, mengunjungi sekitar 170 kotadanakan diisi dengan rangkaian aktivitas promosi penjualan dan hiburan bagi konsumen,” pungkasnya.[rea/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar