Ekbis

Santri Tani Milenial Gresik Diajak Belajar Ternak Ayam

Gresik (beritajatim.com) – Ratusan santri milenial dari berbagai pondok pesantren (Ponpes) se-Kabupaten Gresik, mendapat bimbingan teknis (Bimtek), dari Kementrian Pertanian Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Politeknik Pembangunan Pertanian Malang.

Mereka dikumpulkan di SMK Islamic Qon Gresik untuk mengikuti bimtek peningkatan kompetensi melalui kelompok santri tani milenial (KSTM) bidang pertanian khususnya kiat sukses beternak ayam.

Perwakilan Kementrian Pertanian sekaligus pemateri Luki Amar Hendrawati mengatakan, tujuan bimtek ini meningkatkan keterampilan khususnya para santri di ponpes.

“Ini pertama kalinya di Gresik, ada 10 perwakilan ponpes melalui KSTM-nya yang mendapat bimtek mulai dari kelompok dasar, inti, dan penunjang,” katanya, Sabtu (13/04/2019).

Menurut Luki, melalui kegiatan KSTM ini diharapkan bisa menumbuhkan jiwa pertanian di era milenial. Pasalnya, dari tahun ke tahun generasi muda yang terjun di bidang pertanian terus menurun. Kuatirnya, kalau kondisi tersebut terus dibiarkan tidak ada lagi yang mau menjadi petani.

“Para santri yang merupakan generasi muda memiliki potensi besar untuk sebagai penerus SDM atau tenaga kerja di sektor pertanian. Oleh karena itu kita harus bina mereka dan ajak mereka terjun ke dunia pertanian, salah satunya melalui KSTM ini,” paparnya.

Terkait dengan program ini, Kepala Dinas Pertanian (Distan) Gresik, Eko Anidito Putro menuturkan, program KSTM yang digagas pemerintah secara nasional menargetkan 1 juta santri. Untuk Gresik, ada 10 ponpes yang dipilih yang nantinya mendapat bantuan dana sebesar Rp 3 juta untuk pembuatan kandang ayam sesuai rencana usaha kelompok (RUK).

“Santri yang tergabung melalui KSTM nantinya juga mendapat bantuan ayam berumur empat minggu serta satu kilo pakan untuk dua bulanm,” tuturnya.

Sementara, perwakilan Robithoh Maha’id Islamiyah (RMI) Gresik, H.Fandi Achmad Yani atau akrab disapa Gus Yani menyatakan kegiata ini adalah salah satu terobosan Kementrian Pertanian untuk menjaring memberi kesempatan kepada santri bagaimana mengelolah peternakan yang baik dan benar.

“Dari 10 ponpes yang ditunjuk mendapat fasilitas satu kandang ayam. Dimana, seluruh dananya dibiayai pemerintah dengan ukuran 5×10 serta 500 ekor anak ayam. Untuk Gresik, pertama kalinya. Harapannya, melalui kegiatan ini santri milenial bisa menjadi enterpreneurship yang handal,” pungkasnya. [dny/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar