Ekbis

Ribuan Anak Yatim Ring Satu dapat Bantuan Rp 538 Juta dari UPZ Baznas PG

 

Gresik (beritajatim.com)- Ribuan anak anak yatim serta anak fakir miskin yang berada di ring satu pabrik Petrokimia Gresik (PG),

mendapat bantuan Rp 538 juta dari Unit Pengumpul Zakat Badan Amil Zakat Nasional (UPZ Baznas).

Bantuan tersebut disalurkan di Masjid Nurul Jannah PG yang dihadiri anak yatim dan fakir miskin serta guru taman pendidikan Al-Qur’an di sekitar pabrik PG.

Dari total bantuan sebesar Rp 538 juta nantinya akan disalurkan kepada 1.000 fakir miskin, 700 anak yatim, dan 700 guru taman pendidikan Al-Quran (TPQ).

Direktur Teknik & Pengembangan PT Petrokimia Gresik (PG) Arif Fauzan menyatakan bantuan ini merupakan bagian dari program ‘Petrokimia Gresik Peduli dan Berbagi’ dimana selama bulan Ramadhan 1440 H. Perusahaan menggelar serangkaian kegiatan sosial-kemasyarakatan yang melibatkan warga sekitar perusahaan.

“Selain ungkapan rasa syukur dan saling berbagi di Bulan Suci Ramadan, bantuan ini juga merupakan bentuk keinginan perusahaan untuk dapat tumbuh dan berkembang bersama masyarakat sekitar,” ujarnya, Minggu (19/05/2019).

Sementara, Ketua UPZ Baznas PG Yusuf Wibisono memohon kepada penerima untuk senantiasa mendoakan dan medukung perusahaan agar dapat mejalankan program transformasi bisnis yang saat ini sedang digalakkan oleh manajemen.

“Program transformasi bisnis ini untuk mewujudkan diri sebagai produsen pupuk dan bahan kimia yang tak hanya mampu mendukung ketahanan pangan nasional, namun memberikan solusi bagi sektor agroindustri melalui penyediaan produk dan jasa yang dimiliki oleh perusahaan,” ungkapnya.

Lebih lanjut Yusuf menjelaskan bahwa UPZ Baznas PG merupakan penjelmaan dari Bidang Mall BMT Nurul Jannah yang mulai beroperasi pada Mei 2019. Unit ini mengelola Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS), yang berasal dari pemotongan gaji karyawan PG melalui sistem payroll.

“Kami berharap semoga bantuan zakat, infaq, dan sedekah pada hari ini dapat bermanfaat bagi seluruh penerima,” tutur Yusuf.

Salah seorang penerima bantuan, Aschaful Falichin, Guru TPQ Manbaul Adalah, asal Desa Randuagung Kecamatan Kebomas, Gresik mengaku sudah menerima bantuan ini selama sembilan tahun berturut-turut. Ia menilai bantuan dari UPZ Baznas PG, yang sebelumnya dikelola oleh BMT Nurul Jannah ini, mampu memberikan teladan bagi lembaga lain. Sebab, menurutnya, program ini adalah pioneer di Gresik sebelum ada lembaga lain yang memberikan perhatian pada guru TPQ.

“Saya berharap semoga program ini bisa dilaksanakan secara berkelanjutan, dan cakupannya bisa lebih luas lagi. Karena masih banyak guru TPQ di Gresik lainnya yang membutuhkannya,” pungkasnya.(dny/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar