Ekbis

Realme 3, Smartphone di Bawah Rp 2 Juta

Surabaya (beritajatim.com) – Sadar kebutuhan terhadap smartphone bukan hanya untuk kalangan pekerja saja tetapi hingga siswa sekolah dasar pun kini sudah merengek untuk dibelikan smartphone. Dengan menyasar segmen kaum milenials Realme hadirkan Realme 3 mulai diharga Rp 1,9 jutaan hingga 2,3 jutaan dengan spesifikasi yang mirip dengan smartphone di segmen midle.

Realme 3 ini ditawarkan dengan RAM dan ROM yang berbeda mulai 3 GB hingga 4 GB. Manajemen Realme juga melengkapi gadget mereka prosesor AI master MediaTeK Helio P60 dan dilengkapi dengan baterai 4.230 mAh, memberikan penggunanya daya tahan baterai yang kuat di segmennya.

“Realme 3 dilengkapi dengan kamera belakang ganda 13MP + 2MP yang dilengkapi dengan mode Nightscape dan Chroma Boost untuk pertama kalinya di kelasnya. layar dewdrop 6.22 inci dan tiga slot SIM + SD card yang dapat diupgrade hingga 256GB,” jelas Felix Christian, Product Manager realme Indonesia.

Realme memang masih pendatang baru di pasar Indonesia yang baru hadir Mei 2018 lalu, namun sejak awal Realme memang menyasar segmen anak muda yang menjanjikan kinerja yang kuat dan desain modern untuk anak muda tetapi dengan harga terjangkau.

“Hingga saat ini, realme telah memiliki 5 juta pengguna di seluruh dunia dan realme 2 telah terjual habis kepada 15.000 konsumen di hanya dalam 10 menit melalui Lazada Indonesia pada saat penjualan perdananya. Sebagai penerus realme 2, realme 3 menjadi senjata andalan realme di tahun 2019 yang dibangun di atas kesuksesan realme 2 di Indonesia. realme 3 adalah bukti bagaimana kami terus meningkatkan kinerja dan desain secara komprehensif, membawa produk baru dan pengalaman ‘Power Meets Style’ kepada anak-anak muda di Indonesia khususnya di Kota Surabaya, dan mengapa kami menjadi pilihan favorit mereka yang tak tergantikan di segmen harga kami,”bebernya.

Dikatakan, Indonesia adalah pasar penting bagi realme. Tahun ini, manajemen Realme memiliki beberapa rencana untuk mewujudkan salah satu komitmen realme dalam memaksimalkan layanan kepada anak-anak muda di Indonesia.

“Saat ini penjualan offline dan online masih 70 : 30 jadi kami juga berencana membuka toko offline global pertama di Indonesia pada tahun ini di Jakarta nanti akan berlanjut ke Surabaya,” tambah Krisva Agnieszca, Public Relation Manager realme Indonesia.[rea]

Apa Reaksi Anda?

Komentar