Ekbis

Rasio Elektrifikasi di Bojonegoro Masih Kalah dengan Tuban dan Lamongan

Bojonegoro (beritajatim.com) – PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Area Bojonegoro mengatakan, rasio elektrifikasi di Kabupaten Bojonegoro masih kecil jika dibanding dengan kabupaten terdekat, yakni Kabupaten Tuban dan Lamongan, Minggu (24/2/2019).

Rasio elektrifikasi adalah perbandingan antara jumlah penduduk yang telah mendapat listrik dengan total jumlah penduduk di suatu wilayah. “Kabupaten Bojonegoro masih tertinggal di banding Tuban dan Lamongan,” ujar Humas PT PLN Persero, Area Bojonegoro, Hekso Wisoto.

Untuk memenuhi rasio elektrifikasi di wilayah kerjanya, PLN Area Bojonegoro menarget pemasangan jaringan listrik baru di sembilan desa yang belum teraliri jaringan listrik. “Sekarang sudah proses pembangunan jaringan,” ujarnya.

Target pada 2019 di Kabupaten Bojonegoro sudah teraliri listrik semua. Namun, beberapa kendala yang dihadapi di lapangan, diantaranya akses jalan yang melewati hutan, sehingga jalannya tidak bisa dilalui oleh mobil. Wilayah yang belum teraliri listrik tersebut lokasinya berada di hutan.

Selain itu, lanjut Hekso, beberapa wilayah juga ada yang hanya memasang satu meteran tapi digunakan untuk banyak orang. “Sekarang PLN masih mencari data berapa desa yang belum memiliki jaringan listrik untuk peningkatan rasio elektrifikasi,” ungkapnya.

Diketahui, saat ini proses pembangunan jaringan listrik itu di antaranya di Kecamatan Tambakrejo, Desa Napis, Dusun Tawaran dan Bence. Desa Ngrancang, Dusun Ngengo dan Dusun Boti. Desa Turi, Desa Belah. Kecamatan Ngambon, Desa Nglampin, Dusun Mundu.

Sedangkan, untuk pembangunan tahap dua, ada lima titik di empat kecamatan. Yakni, Kecamatan Tambakrejo Desa Turi dan Napis, Dusun Bacem, Sokosewu dan Dusun Kalidandang. Kecamatan Ngambon, Desa Nglampin, Dusun Gowah.

Kecamatan Bubulan, Desa Clebung, Dusun Maor, Kecamatan Kedungadem, Desa Panjang, Dusun Malangbong. “Pembangunan tahap dua ini sudah 40 persen. Target triwulan pertama selesai,” katanya.

Sedangkan, ditahap tiga baru dilakukan survei. Tahap tiga ada dua kecamatan, Kecamatan Kedungadem, di Dusun Bunten, Desa Kesongo, dan Kecamatan Margomulyo, Desa Margomulyo, Dusun Tepus dan Desa Meduri, Dusun Kalidogol. [lus/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar