Ekbis

Petani Bandeng Mengare Gresik Siap Ramaikan Pasar Bandeng

Gresik (beritajatim.com) – Puluhan petani bandeng asal Pulau Mengare, Kecamatan Bungah, Gresik mulai panen. Mereka siap meramaikan pasar bandeng tradisional yang setiap tahun dilakukan menjelang Hari Lebaran 1440 H.

Pasar Bandeng yang digelar di Jalan Samanhudi Gresik itu ibarat seperti Lebaran bagi petani bandeng.

Di pasar bandeng itu, para pembeli bisa menemukan bandeng dengan bobot 1 kilo hingga 3 kilo yang telah disiapkan di box fiber tempat penyimpanan ikan. Di atas box fiber itu ditumpuki pecahan es balok supaya bandeng yang dijual tetap fresh, dan tidak mudah membusuk.

Tidak semua petani bandeng asal Mengare menjual ikannya di lapak yang disediakan oleh pemerintah. Ada juga yang menjual dengan cara diecer di berbagai tempat. Mulai dari Jalan Raya Manyar hingga ke kompleks Perumahan Gresik Kota Baru (GKB).

Yanto, salah satu petani Bandeng asal Desa Kramat mengatakan, tahun ini dirinya tidak menjual ikan di tempat pasar Bandeng. Dia memilih di lokasi lain.

“Jualnya di daerah Manyar, biar tidak jauh-jauh,” katanya kepada wartawan, Jumat (31/05/2019).

Hal senada juga dikatakan Syaifuddin asal Desa Mengare. Menurutnya, tidak semua petani bandeng mendapat keuntungan saat berlangsung pasar bandeng.

“Berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya, pasar bandeng tidak selalu ramai. Warga banyak yang berkunjung hanya sekadar melihat-lihat. Keuntungan yang didapat juga tidak begitu besar,” tuturnya. [dny/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar