Ekbis

PTPN X Optimistis Target Tercapai

Surabaya (beritajatim.com) – Sejak mulai giling tebu 5 Mei lalu hingga kini PT Perkebunan Nusantara (PTPN) X telah memproduksi gula sebesar 21.215 ton dengan tebu digiling 332.061,7 ton dan rendemen mencapai 7,98 %.

21 ribu ton lebih gula yang dihasilkan ini baru berasal dari 3 Pabrik Gula (PG) yaitu PG Pesantren Baru dan PG Ngadiredjo serta PG Gempolkrep.

“Angka produksi yang telah dicapai per 26 Mei 2019 cukup baik. Sejauh ini, angka tersebut masih sedikit di bawah target yang ditentukan. Namun, kami tetap melakukan monitoring, evaluasi, dan perbaikan setiap harinya, supaya angka jam berhenti dan losses dapat ditekan dengan maksimal,” terang Dwi Satriyo Annurogo, Direktur Utama PTPN X.

Tahun 2019 ini, PTPN X menargetkan produksi gula total sebesar 352.184  ton dengan jumlah tebu digiling sebesar 4,3 juta ton. Sedangkan untuk angka rendemen ditargetkan sebesar 8,15% dengan produktivitas 75,92  Ton/Ha.

Pada komoditi tembakau, dua kebun tembakau, Kebun Ajong Gayasan dan Kebun Kertosari telah memulai tanam perdananya, pada 12 dan 24 Mei 2019 yang lalu. PTPN X menargetkan luas areal tembakau sebesar 510 Ha, dengan produksi daun hijau sebesar 9.268 ton. Sedangkan untuk kualitas tertinggi (Natural Wraper) ditargetkan mencapai 35%.
Di sisi keuangan, PTPN X menargetkan laba sebesar 120, 74 Miliar. Berbagai perbaikan dan inovasi dilakukan untuk dapat mencapai target tersebut.

“Tahun 2019 ini PTPN X berfokus pada program hilirisasi, dengan menghasilkan produk-produk lain, antara lain gula ritel dan pupuk bio-kompos. Untuk gula ritel, sejumlah 6 unit mesin baru akan mulai beroperasi di PG Pesantren Baru dan PG Gempolkrep dengan nilai investasi sebesar 8,3 Miliar,” jelasnya.

Unit baru tersebut akan memproduksi gula ritel dengan kapasitas 25 pack per menit. Sedangkan pupuk bio-kompos sendiri akan beroperasi di Bandungan, Mojokerto dan Sumberlumbu Kediri sejumlah dua unit baru dan kapasitas masing-masing mesin sebesar 20.000 ton per tahun.

“Program hilirisasi produk adalah keharusan. Produksi gula ritel dan pupuk bio-kompos ini merupakan bentuk inovasi yang dilakukan oleh PTPN X. Diharapkan adanya produk-produk hilirisasi mampu memberikan nilai tambah bagi perusahaan,” tambah Dwi. [rea/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar