Ekbis

PLN UPT Surabaya dan Dompet Dhuafa Luncurkan 4 Program Baru, Salah Satunya Untuk Anak Eks Dolly

Surabaya (beritajatim.com) – Yayasan Baitul Maal (YBM) PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) (Persero) Unit Induk Tranmisi Jawa Bagian Timur dan Bali, Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Surabaya dan Dompet Dhuafa melaunching 4 program baru khusus para dhuafa di Surabaya. Salah satu diantaranya menyasar warga kurang mampu eks Dolly di Putat Jaya dengan program Rumah Al Qur’an yang membina 30 anak-anak menjadi penghapal Al Qur’an.

Menurut Rachmat, Manager PT PLN UPT Surabaya, program ini memang permintaan dari YBM salah satunya mengajak anak-anak yang belum mampu mendapatkan pendidikan agama untuk belajar Al Qur’an sehingga mampu menjadi hafidz Al Qur’an. Di Rumah Al Qur’an ini ada 30 anak binaan Dompe Dhuafa yang akan dibiayai operasional kegiatannya hingga nantinya mereka bisa menjadi penghapal Al Qur’an.

Program lainnya adalah pembinaan untuk pedagang kecil dengan nama program Pedagang Tangguh dan tahap awal ini ada 5 rombong bakso yang akan diberikan ke pedagang bakso di lingkungan Ketintang dan sekitarnya. Selain memberikan rombong kedepannya Dompet Dhuafa akan melakukan pembinaan intensif mulai dari manajemen produk, manajemen pemasaran hingga manajemen keuangan sehingga tujuan akhirnya para pedagang bisa mandiri.

15 guru Taman Pendidikan Al Qur’an (TPA), guru TK yang memiliki penghasilan rendah dan tidak tetap pun mendapatkan gaji tambahan bulanan sebesar Rp 200 ribu per bulan, melalui Guru Hebat. Tak hanya itu saja, PLN UPT Surabaya juga memberikan bantuan 1 unit mobil Ambulance gratis untuk kaum dhuafa dan kebencanaan.

“Dananya bersumber dari uang gajian karyawan PLN yang muslim yang disisihkan setiap bulan dari gajian mereka. Dengan 4 program ini akan membuat karyawan lega bahwa setiap bulannya dana shodaqoh , infak maupun zakat maal mereka bisa tersalurkan untuk hal yang lebih fundamental dan transparan, karena pelaporannya sangat baik dari Dompet Dhuafa,” terang Rachmat, usai melaunching 4 program di kantor Dompet Dhuafa Surabaya.

Sementara itu Kholid Abdillah, Branch Manager Dompet Dhuafa Jatim, PLN UPT Surabaya sudah menyerahkan sekitar 365,8 juta dana YBM untuk dikelola oleh Dompet Dhuafa. Dan kedepannya diharapkan akan semakin banyak lagi dhuafa yang bisa menikmati 4 program ini sehingga tak hanya sekadar membantu dari sisi keagamaan saja tetapi juga mampu membantu meningkatkan ekonomi kaum dhuafa.

“Tidak ada jangka waktu dari program ini sehingga kami optimis program ini akan terus berjalan dan akan semakin banyak masyarakat yang terbantu dengan program ini,” tandasnya.[rea/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar