Ekbis

Perolehan Pajak di Malang Raya, Semester I Masih Lesu

Malang (beritajatim.com) – Kanwil Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Timur III mengungkapkan, perolehan pajak pada semester I tahun 2019 atau hingga akhir Juni masih belum memenuhi target. Saat ini perolehan pajak masih berada di angka 32,5 persen.

Angka ini bahkan di bawah angka perolehan pajak secara nasional, yakni 40 persen. Lesunya perolehan pajak karena tidak adanya kenaikan tarif cukai pada tahun ini.

“Karena penyumbang pajak terbesar di DJP jatim III adalah dari industri rokok, prosentasenya mencapai 60 persen dari rokok. Tahun ini harga dan tarif cukai tidak dinaikkan,” kata Kepala Seksi Data dan Potensi DJP Jatim III, Dhanny Irwansyah, Jumat, (12/7/2019).

Dhanny menyebut, meski lesu di sektor rokok. Sektor ekonomi lainnya cenderung mengalami peningkatan. Antara lain, wisata, UMKM, dan pajak penghasilan di wilayah Malang Raya. Namun pada sektor itu tak sebanding dengan pajak yang diterima dari cukai rokok.

“Yang lain sedang tumbuh, tetapi masih kalah dengan PPn rokok. Tapi kami optimis target perolehan pajak bisa tercapai di akhir tahun 2019. Saat ini, dari 7 Kantor Pelayanan Pajak (KPP) yang ada di wilayah Malang Raya, KPP Kepanjen memberikan kontribusi perolehan pajak yang paling tinggi. Pada semester I tahun ini, perolehannya mencapai 43 persen. Itu dikarenakan, di Kepanjen kebetulan ada pabrik rokok baru,” tandasnya. [luc/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar