Ekbis

Permintaan Lesu, Harga Daging Ayam Potong di Sumenep Turun

Sumenep (beritajatim.com) – Harga daging ayam broiler di pasar tradisional Sumenep awal pekan ini berangsur turun. Penurunan harganya Rp 3.000 per kg.

“Pekan lalu harga daging ayam broiler atau ayam potong Rp 28.000 per kg. Awal pekan ini turun menjadi Rp 25.000 per kg,” kata Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperndag) Sumenep, Abd. Said, Senin (14/01/2019).

Ia menduga, turunnya harga daging ayam potong tersebut akibat menurunnya permintaan konsumen. Sesuai hukum pasar, apabila permintaan turun sedangkan stok melimpah, maka akan terjadi penurunan harga.

“Berbeda dengan bulan-bulan lalu, saat ini permintaan konsumen akan ayam potong mulai sepi. Akibatnya, hargapun berangsung turun,” ucapnya.

Selain daging ayam potong, sejumlah komoditas juga mengalami penurunan harga. Diantaranya cabai, baik cabai besar maupun cabai kecil. Harga cabai merah besar pekan ini Rp 22.000 per kg. Turun Rp 2.000 dibanding pekan lalu. Sedangkan harga cabai kecil saat ini Rp 25.000 per kg. Harga itu turun Rp 5.000 dibanding pekan lalu.

“Turunnya harga cabai itu karena stok melimpah, sedangkan permintaan tetap. Di sejumlah daerah sentra penghasil cabai mulai masuk masa panen, sehingga stok cukup banyak,” jelasnya.

Sementara komoditas lain yang juga mengalami penurunan harga awal pekan ini adalah bawang merah. Harga bawang merah semula Rp 25.000, pekan ini turun Rp 1.000 menjadi Rp 26.000. Sedangkan harga bawang putih tetap Rp 15.000 per kg

“Sedangkan harga sejumlah komoditas pokok seperti beras, gula, dan minyak juga stabil awal pekan ini,” ujarnya.

Harga beras medium IR64 pekan ini Rp 10.500, dan IR desa Rp 9.500. Sedangkan harga gula pasir Rp 10.500, dan minyak goreng curah Rp 11.000 per kg.

Disperindag Sumenep secara rutin melakukan pemantauan harga sembako di dua pasar tradisional, yakni Pasar Anom Baru sebagai pasar induk, dan Pasar Bangkal sebagai pembanding. (tem/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar