Ekbis

Perang Dagang AS vs China Bikin Nilai Tukar Rupiah Aman

Jember (beritajatim.com) – Perang dagang antara Amerika Serikat dengan China juga membuat nilai tukar rupiah terhadap dolar relatif aman.

Data bank Indonesia menunjukkan, nilai tukar rupiah terhadap dolar dari awal Juni hingga 21 Juni 2019 menguat 0,85 persen. Deputi Gubernur Bank Indonesia Sugeng dalam diskusi di Universitas Jember kemarin berharap, kondisi ini diharapkan mendorong kembali aliran masuk modal asing dan makin memperkuat rupiah.

Indonesia diuntungkan dengan kondisi politik Indonesia yang stabil setelah pemilu berakhir dengan damai. Sugeng menyatakan, banyak investor yang percaya bahwa demokrasi di Indonesia sudah berjalan baik.

“Mereka nyaman berinvestasi di Indonesia. Buktinya ketika pemerintah Indonesia menerbitkan obligasi Samurai Bond kepada investor di Jepang, tetap banyak yang tertarik. Bahkan dengan jangka waktu imbal hasil selama lima belas tahun. Ini bukti kita masih dipercayai oleh investor,” kata Sugeng, sebagaimana dilansir Humas dan Protokol Universitas Jember di Kabupaten Jember, Jawa Timur, Sabtu (29/6/2019).

Namun Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jember M. Miqdad menyarankan pemerintah agar meningkatkan rasio pajak dan pengawasan subsidi energi yang diagendakan. “Kita juga harus mengawasi penyaluran dana desa yang direncanakan mencapai Rp 70 triliun. Satu hal lagi, antisipasi terhadap pertumbuhan ekonomi digital dalam rangka revolusi industri 4.0,” jelasnya. (wir/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar