Ekbis

Berkat Program Ikanisasi DBD

Penjualan Ikan Cupang di Kediri Naik 100 Persen

Kediri (beritajatim.com) – Meningkatnya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD), penjualan ikan cupang di Kota Kediri meningkat. Hal ini terjadi setelah adanya porgram ikanisasi guna mencegah berkembang jentik nyamuk.

Trend peningkatan permintaan ini seperti terlihat di sentra pembudidayaan ikan cupang di Kelurahan Ketami, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri. Omzet penjualan pedagang disini meningkat dua kali lipat.

“Permintaan ikan cupang meningkat setelah adanya program ikanisasi dalam upaya mencegah penyakit demam berdarah,” kata Heru Sulistiyo, pembudidaya ikan cupang, Minggu (3/1/2019).

Sebagaimana program ikanisasi dari pemerintah, jentik nyamuk aedes aegypti dapat ditekan dengan cara memasukan ikan ke dalam bak penampungan air, kolam dan genangan air lain.

Heru mengakui sejak adanya program ikaninasasi, omzet penjualan ikannya naik sekitar 100 persen.

Heru mengatakan jika di hari biasa, jumlah penjualan mencapai sekitar 1.500 ekor, namun setelah adanya program tersebut naik menjadi 3.000 ekor hingga 4.000 ekor per bulan. Peningkatan terjadi sejak awal desember 2018 lalu.

Penjualan ikan cupang ini, tidak hanya di kediri dan sekitarnya saja, tapi juga merambah pasar Jakarta, Kalimantan dan Sumatera.

Diketahui, penyakit DBD dapat dicegah dengan menggunakan pola hidup bersih dan pemberantasan sarang nyamuk serta  ikanisasi. [nng/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar