Ekbis

Pemimpin Harus Percaya Diri

Surabaya (beritajatim.com) – Seorang pemimpin adalah simbol penting, tak hanya di lingkup besar, tapi juga di lingkup kecil. Sayang, masih banyak pemimpin yang belum yakin dengan dirinya sendiri.

Melalui seminar Transformational Leadership bertajuk “Turning Good Manager into Great Leader” yang digelar AMA Indonesia Surabaya di Resto Nine, Jumat (22/3/2019), diharapkan dapat menggali potensi seorang pemimpin sehingga bisa berinovasi dan berani mengambil keputusan.

“Seorang pemimpin belum bisa dikatakan sebagai leader bila dia tidak memahami gaya kepemimpinan dan tidak berani bertransformasi, hal ini yang wajib diketahui dan dimengerti,” kata Director Capstone Indonesia, Eloy Zalukhu, MBA.

Saat ini, lanjutnya, kita krisis kepemimpinan, apalagi di dunia bisnis menghadapi banyak perubahan. “Kalau seorang pemimpin tidak siap bertransformasi maka akan ketinggalan dengan perusahaan lain atau bahkan dengan negara lain,”.

Menurutnya, banyak pemimpin yang masih belum yakin bahwa dirinya adalah seorang leader, maka dari itu, dalam seminar ini peserta nantinya mengerti dan yakin bahwa dirinya adalah seorang pemimpin.

Ada enam gaya kepemimpinan, di antaranya Demokratis, coaching, secara kekeluargaan, visioner, aviliation, phase setting dan yang terakhir adalah commanding style. “Nah bila ke lima itu sudah dijalankan, dan ada bawahan atau karyawan yang tidak mematuhi ke lima gaya itu maka sebagai pimpinan harus mengambil langkah terakhir yakni commanding style dan harus berani mengatakan kita harus masih mau ikut atau tidak,” ucapnya.

Di sisi lain, seorang pemimpin juga harus memiliki kesiapan mainset dan siap secara karakter. Dalam kesempatan itu, Presiden Direktur AMA Indonesia Surabaya, Budi Satria, merasa senang acara tersebut dihadiri Bupati Halmahera Barat Danny Missy

Dia juga membuka peluang bagi peserta yang ingin bergabung sebagai anggota AMA Indonesia Surabaya. “AMA memiliki 16 cabang di Indonesia, dimana anggotanya adalah pimpinan perusahaan, praktisi, penggiat manajemen, akademisi dan perorangan. Kami berharap peserta yang datang nantinya bisa bergabung menjadi anggota,” harapnya.

Sementara itu, Bupati Halmahera Barat Danny Missy memaparkan pengembangan potensi di daerahnya di antaranya pertanian, perikanan dan pariwisata. Dia pun membuka peluang bagi pengusaha yang ingin bekerja sama. “Malam ini saya buka pintu lebar bagi pengusaha yang ingin bekerjasama. Dan bila perlu besok MoU,” pungkasnya.[rea/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar