Ekbis

Pakde Karwo Komut PT Semen Indonesia

Direktur Utama Semen Indonesia Hendi Prio Santoso(kiri) didampingi jajaran Manajemen serta Kepala Departemen Komunikasi Perusahaan Sigit Wahono(kanan)saat jumpa pers seusai RUPST Semen Indonesia 2019 di Jakarta (22/5)

Jakarta (beritajatim.com) – Mantan Gubernur Jatim, Dr H Soekarwo (Pakde Karwo) ditetapkan sebagai komisaris utama (Komut) PT Semen Indonesia Persero. Keputusan itu diambil dalam rapat umum pemegang saham (RUPS) PT SI di Jakarta, Rabu (22/5/2019).

Pers rilis PT SI yang diterima beritajatim.com, Rabu malam, menyebutkan, rapat antara lain menyetujui penetapan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk (laba bersih) tahun 2018 sebesar Rp 3.08triliun yang diperuntukkan sebagai berikut: Dividen sebesar 40 % atau Rp 1,23 triliun atau sebesar Rp 207.64 perlembar saham dan sisanya sebesar Rp 1,85 triliun dipergunakan untuk mendukung kegiatan operasioanal dan pengembangan Perseroan.

Keputusan lain dari rapat adalah memberhentikan Sutiyoso sebagai Komisaris Utama; Wahyu Hidayat sebagai Komisaris; dan Agung Yunanto sebagai Direktur SDM dan Hukum. Selanjutnya, rapat mengangkat Soekarwo sebagai Komisaris Utama; Lydia Silvanna Djaman sebagai Komisaris; dan Tina T Kemala Intan sebagai Direktur SDM & Hukum. Untuk jabatan Dirut PT SI tetap ditempati Hendi Prio Santoso dan Direktur Produksi oleh Benny Wendry.

Sebelum diangkat sebagai Komut PT SI, Pakde Karwo adalah Gubernur Jatim periode 2009-2014 dan 2014-2019. Pejabat karir di Pemprov Jatim itu sebelumnya menduduki jabatan Sekdaprov dan Kadispenda Jatim.

Dikenal memiliki pengalaman luas di birokrasi dan kecakapan berpolitik serta kemampuan membangun komunikasi yang egaliter dengan semua kalangan, Pakde Karwo merupakan pejabat yang memiliki banyak kapasitas.

PT SI pada tahun 2018 mencatatkan pendapatan sebesar Rp 30,688 triliun,naik 10,33% dibanding periode yang sama tahun 2017 sebesar Rp 27,814 triliun.Sementara laba bersih perusahaan sebesar Rp 3,08 triliun.Laba per saham dasar tercatat Rp 519,-naik 90,11% dibanding periode yang sama tahun 2017 sebesar Rp 273.

Secara konsolidasi pada tahun 2018 Semen Indonesia mencatatkan total volume penjualan domestik dan ekspor sebesar 33,153 juta ton, termasuk penjualan dari Thang Long Cement (TLCC) Vietnam. Volume penjualan tersebut naik 5,8% dibanding periode yang sama tahun 2017 sebesar 31,348 ton. Sepanjang tahun 2018, volume penjualan ekspor Perseroan dari fasilitas produksi di Indonesia tercatat sebesar 3,157 juta ton, naik sebesar 68,7% dibanding periode sama tahun 2017 sebesar 1,871 juta ton. [air/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar