Ekbis

Ovo Kewalahan Memenuhi Permintaan Pedagang Kaki Lima

Surabaya (beritajatim.com) – Ovo, perusahaan fintech di Indonesia kini sudah mampu mengkampanyekan cash less hingga sampai ke kalangan pedagang kaki lima hingga usaha Kecil dan Menengah (UKM). Ovo saat ini punya 500 ribu pelaku UKM yang sudah menggunakan pembayaran dengan Ovo dan 270 ribu pedagang itu dari Jawa Timur.

“Animo pedagang sangat besar untuk menggunakan Ovo sampai kami kewalahan memenuhi permintaan mereka. Itu disebabkan karena penggunaannya yang mudah dan gratis pemasangannya,” ujar Senior Account Executive Ovo, Bhaskoro Cahyo Armanto, di sela acara workshop digital payment bagi pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) dalam event e-Smart IKM Expo 2019 bertema IKM Go Digital yang diselenggarakan oleh Kementerian Perindustrian melalui Dirjen Industri Kecil, Menengah dan Aneka (Dirjen IKMA) di Dyandra Convention Hall, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (29/3/2019).

Dikatakan, target Ovo untuk pedagang kaki lima sangat tinggi sebab perputaran uang cash di pusat-pusat kuliner cukup tinggi. Dengan semakin banyaknya gak menggunakan Ovo maka peredaran uang palsu pun bisa ditekan.

“Dan dengan membayar pakai barcode Ovo maka pedagang tak perlu pusing memikirkan kembalian uang recehnya. Dan dengan sistem cashback yang kami tawarkan membuat tenantnya bisa semakin ramai dan ini promosi gratis untuk pedagang,” bebernya.

Kini Ovo dipakai 115 juta perangkat gadget di Indonesia, dan perputaran uang paling banyak adalah di sektor transportasi dan e-commerce. [Rea]

Apa Reaksi Anda?

Komentar