Ekbis

OJK Jember Minta Pegadaian Swasta Urus Izin

Jember (beritajatim.com) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kabupaten Jember meminta seluruh pegadaian swasta untuk segera mengurus perizinan. Saat ini baru ada delapan perusahaan pegadaian swasta yang berizin, tujuh di antaranya di Jember dan satu unit di Bondowoso.

Kepala OJK Jember Azilsyah Noerdin mengatakan, sejak 2016, perusahaan pegadaian swasta diminta untuk mendaftar dan mengajukan izin ke pihaknya. “Masa pendaftaran sebenarnya sudah berakhir pada 29 Juli 2018. Kemudian batas mengajukan izin setahun kemudian, batas akhirnya akhir Juli ini,” katanya.

“Kalau misalnya pada tahun lalu ada yang belum mendaftar, tapi ingin mengajukan izin, tahun ini langsung mengajukan izin dengan menyampaikan dokumen yang dipersyaratkan, seperti akta pendirian,” kata Azilsyah.

Ada dua bentuk badan hukum pegadaian swasta, yakni perseroan terbatas dan koperasi. “Koperasi adalah koperasi jasa, bukan KSU (Koperasi Serba Usaha) atau KSP (Koperasi Simpan Pinjam),” kata Azilsyah. Setiap pegadaian swasta harus memiliki identitas dan nama-nama pengurus yang jelas serta NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak).

Setiap perusahaan pegadaian harus memiliki modal Rp 500 juta untuk yang memiliki wilayah operasi tingkat operasi dan Rp 2,5 miliar untuk yang beroperasi lintas kabupaten. “Cuma karena mereka sudah berjalan, yang diperhitungkan adalah ekuitasnya. Jadi dihitung antara aset yang dimiliki dan kewajiban yang harus dibayar berapa. Kalau memang kurang, maka mereka baru menambah dengan setoran tunai. Jadi tidak full fresh money,” kata Azilsyah. [wir/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar