Ekbis

Nabung Celengan, Belajar Hemat dan Menghargai Uang Receh

Ponorogo (beritajatim.com) – Kebiasaan menabung harus ditanamkan sejak dini kepada anak-anak. Selain belajar untuk berhemat, dengan menabung, anak juga diajari untuk mengatur uangnya sendiri.

Kegiatan menabung sejak dini ini sedang digencarkan oleh Barno, kepala desa Bringinan Kecamatan Jambon Ponorogo. Caranya dengan memberikan kotak celengan kepada ratusan anak usia TK maupun SD di desanya.

”Pemberian celengan ini biasanya setelah hari raya Idul Fitri. Dan membukanya menjelang Ramadan seperti hari ini,” katanya saat ditemui disela-sela kegiatan festival buka tabungan massal, Rabu (1/5/2019).

Barno mengungkapkan untuk merangsang agar anak-anak giat untuk menabung, setiap festival buka tabungan ini ada reward bagi beberapa kategori. Seperti penghargaan untuk penabung dengan koin seratus terbanyak, limaratus terbanyak, seribu terbanyak, sampai dengan penabung dengan nominal terbanyak.

”Bahkan kali ini merebutkan piala Bupati dan piala Kapolres Ponorogo,” katanya.

Kegiatan menabung ini dirintis Barno sejak tahun 2014. Awalnya menabung ini mengemban misi untuk menanamkan anak-anak dengan peribahasa hemat pangkal kaya. Selain itu juga untuk menghargai uang receh. Karena selama ini uang koin tadinya tidak dianggap, namun kalau dikumpulkan bisa menjadi banyak.

” Tiap tahun antusiasnya tinggi, tahun 2016 terkumpul Rp 21 juta, 2017 ada Rp 54 juta dan pada 2018 tembus Rp 120 juta uang receh,” katanya.

Dalam festival buka tabungan massal itu, kata Barno, masyarakat umum juga berkesempatan untuk menukarkan uang kertas dengan uang receh. Bahkan ada yang sudah pesan untuk tukar sampai Rp. 50 juta.

”Biasanya yang ingin tukar itu pemilik usaha yang digunakan untuk uang kembalian,” katanya.

Saat Barno menyebut ada 500an lebih celengan yang sudah tersebar. Dia berharap akan lebih banyak lagi anak-anak yang menabung. Selain itu kegiatan ini semoga bisa menginspirasi untuk deaa lain untuk melakukan hal yang serupa.

”Dengan menabung, saya yakin apa yang dicita-citakan bisa tercapai. Karena uang tidak bisa lepas dari kebutuhan apapun,” pungkasnya. [end/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar