Ekbis

Mau Mengadu ke OJK? Kontak 157

Jember (beritajatim.com) – Masyarakat bisa mengontak Otoritas Jasa Keuangan (OJK), jika hendak mengadukan persoalan jasa finansial atau sekadar mencari informasi. OJK punya program Kontak 157.

Kontak 157 OJK memiliki 3 layanan konsumen berupa:
1. Layanan Penerimaan Informasi
2. Layanan Pemberian Informasi
3. Layanan Pengaduan

“Kontak 157 OJK terbentuk atas amanat Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2011 tentang Otoritas Jasa Keuangan. Sebagaimana tercantum dalam Pasal 28 huruf b dan Pasal 29, OJK memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat atas karakteristik sektor jasa keuangan, layanan dan produknya,” kata Kepala OJK Jember Azilsyah Noerdin, dalam Launching Kontak Layanan Konsumen 157 di alun-alun, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Minggu (25/8/2019).

Menurut Azilsyah, pengaduan dan konsultasi dapat melalui nomor telepon 157, WA 081-157-157-157. Informasi terbaru diperoleh melalui akun Instagram @kontak157 , Facebook @kontakojk157, channel Youtube Kontak 157 dan email konsumen@ojk.go.id.

“OJK melakukan pelayanan pengaduan Konsumen yang meliputi penyiapan perangkat yang memadai, membuat mekanisme pengaduan konsumen dan memfasilitasi penyelesaian pengaduan,” kata Azilsyah.

“Masyarakat dapat menanyakan informasi seputar lembaga, produk dan jasa dan profesi di sektor jasa keuangan. Mereka juga dapat melaporkan kegiatan yang mencurigakan di sektor jasa keuangan,” kata pria asal Semarang ini.

Kontak 157 juga bermanfaat bagi konsumen untuk mengadukan sengketanya dengan pelaku usaha jasa keuangan. Mereka juga dapat melaporkan praktek-praktek Pelaku usaha jasa keuangan yang tidak sesuai peraturan. “Selain itu dapat memperoleh informasi debitur melalui Layanan SLIK,” kata Azilsyah.

Sementara pelaku usaha jasa keuangan mendapatkan manfaat, karena bisa mengetahui pengaduan dari konsumen yang masuk melalui Layanan Konsumen OJK. “Mereka juga bisa menindaklanjuti pengaduan yang telah masuk, dapat menanyakan perihal status pungutan melalui Layanan SIPO,” kata Azilsyah.

“Bagi OJK sendiri, Kontak 157 dapat mendukung pelaksanaan pengawasan pelaku usaha jasa keuangan, mengetahui informasi terbaru seputar jasa keuangan dan non keuangan, dan mengetahui informasi adanya penyimpangan ketentuan terkait di lapangan,” kata Azilsyah. (Wir/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar