Ekbis

marbot.com Aplikasi Belanja Online Syariah Yang Memakmurkan Ekonomi Dari Masjid

Deandro Farlinno, Dirut marbot.com menerangkan kepada marbot dan takmir masjid cara pengoperasian aplikasi marbot.com
Surabaya (beritajatim.com) – Menjadi remaja masjid mungkin sudah biasa, namun saat para pemuda masjid itu menyalurkan ide kreatif mereka melalui Teknologi of Think (IoT) maka perubahan baru pun di mulai.
Hal ini yang dilakukan sekelompok anak muda cinta masjid yang digawangi oleh Deandro Farlinno dan Pasha Trylaksana serta kawan-kawannya membuat sebuah aplikasi bernama marbot.com. Aplikasi ini berisi platform untuk belanja online namun 2,5 persen keuntungannya diberikan kepada marbot (penjaga masjid) dan 1 persen keuntungan diberikan untuk masjid yang nantinya akan diserahkan kepada takmir (pengurus) masjid untuk di kelola.
marbot.com tak hanya memberikan pilihan belanja kebutuhan sehari-hari yang syariah tetapi juga memberikan kemudahan bagi kaum muslim dalam bersedekah. Seperti pelanggan saat hendak menyumbang beras untuk panti asuhan, maka saat membeli di marbot.com mereka cukup membeli seperti konsumen biasa tetapi alamat pengirimannya ditujukan untuk panti asuhan maupun lembaga sosial yang hendak diberikan bantuan.
“Dan layanan ini tidak harus menggunakan donasi yang besar, cukup punya Rp  50 ribu hingga Rp 100 ribu, pelanggan sudah bisa bersedekah dan nantinya akan diantarkan oleh marbot langsung ke lembaga sosial atau masjid yang hendak diberikan bantuan. Jadi para donatur tak perlu repot untuk melakukan donasi,” jelas Deandro Farlinno, Direktur Utama PT Marbot Retail Indonesia yang menaungi marbot.com, saat launching di gudang marbot.co di Rungkut Sier Surabaya, Senin (9/9/2019).
Hal yang sama diungkapkan oleh Pasha Trylaksana, Direktur teknik PT Marbot Retail Indonesia yang mengaku pihaknya menggunakan marbot.com sebagai platform belanja dan donasi tak sekadar aplikasi biasa tetapi juga memakmurkan masjid serta memberikan layanan belanja sesuai syariah dan adap Islam.
“Marbot adalah mitra kami. Jadi saat ada pesanan maka marbot tak perlu menjemput barangnya ke gudang kami di Sier ini tetapi kami akan mengirimkan ke masjid terdekat dari konsumen dan marbot akan mengantarnya sehingga marbot tetap punya waktu yang banyak untuk mengurus masjid,” jelas Pasha.
Ketika ditanya kenapa pemuda yang masih belia seperti mereka mau bersusah payah membuat aplikasi dan berbisnis demi kemakmuran masjid, Deandro mengaku hubungan keluarganya dengan masjid yang membuat dia dan adik laki-laki nya harus membuat aplikasi marbot.com. menurut Deandro, dulu saat sang ayah terpuruk dalam masalah keuangan justru marbot dan takmir masjid didekat rumah mereka memberikan sumbangan modal untuk usaha baru mereka.
“Itu adalah saat tersulit dalam keluarga kami, tetapi saat ayah saya curhat ke marbot. Besoknya ternyata kami diberikan bantuan oleh takmir masjid dekat rumah kami itu,” kenang Deandro yang juga pembuat aplikasi marbot.com sendiri.
Berangkat dari pentingnya peranan masjid dalam membangun ekonomi keluarga mereka inilah yang membuat Deandro dan para kawan-kawannya yang masih berusia 20 tahunan itu membuat platform belanja online syariah bernama marbot com.
“Alhamdulillah langkah kami ini disokong penuh oleh banyak pihak selain orangtua kami, para takmir dan marbot masjid pun mendukung penuh,” tandasnya.
Kedepan marbot.com akan menggandeng ribuan takmir dan marbot masjid di Surabaya hingga Indonesia untuk mulai menggerak ekonomi dari masjid. Semua target yang begitu menantang tetapi penuh nilai kebaikan didalamnya.[rea/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar