Ekbis

Lewat Program E-sport, KAI Bidik Generasi Y

Para pemain Esport antusiasengikuti ajang pertandingan games di Universitas Muhammadiyah Malang, Jawa Timur, bersama KAI, Sabtu (12/10/2019). [istimewa]

Surabaya (beritajatim.com) – Tercatat pada 2019, jumlah kaum milenial di Indonesia diproyeksi sebanyak 23,77% dari total populasi Indonesia yaitu mencapai 63,7 juta jiwa. Kaum millenial ini erat sekali kaitannya dengan gaming, media sosial, dan traveling. Oleh sebab itu, PT KAI Daop 8 membidik para generasi Y ini.

Corporate Deputy Director of Passenger Transport Marketing and Sales KAI Asdo Artriviyanto pada pembukaan KAI esports Exhibition, Goes to Malang di Dome UMM (Universitas Muhammadiyah Malang) menjelaskan, PT Kereta Api Indonesia (Persero) menggelar KAI esports Exhibition, untuk meningkatkan brand awareness kepada kaum milenial.

“Dengan adanya ajang ini, KAI ingin memperkenalkan aplikasi KAI Access kepada para gamers yang sebagian besar merupakan kaum milenial. KAI menilai kaum milenial merupakan bagian dari pelanggan yang sangat potensial,” ujarnya, Sabtu (12/10/2019).

KAI menyelenggarakan lomba Mobile Legends, Free Fire, Tekken 7, PES 2020, Chess Rush serta cosplay competition untuk dipertandingkan selama dua hari pelaksanaan. Total hadiah yang diperebutkan dalam turnamen ini sebesar Rp50 juta.

Asdo meyakini peserta KAI Esports Exhibition Goes To Malang, akan sama meriahnya dengan ajang sebelumnya di Yogyakarta, mengingat Malang juga dikenal sebagai salah satu kota pelajar.

“Pada Agustus 2019, Esports telah diadakan di Yogyakarta dan mampu menggaet 1.822 peserta dan 3.384 pengunjung yang didominasi para milenial. Kami yakin event di Malang ini akan sama suksesnya,” lanjut Asdo.

Untuk pengguna KAI Access sendiri jumlah pengguna yang termasuk milenial mencapai lebih dari 50%, dimana yang terbanyak ada pada rentang usia 20-25 tahun sebanyak 36%.

“KAI Access menawarkan berbagai kemudahan untuk mereka gunakan dalam kegiatan traveling para kaum milenial. Melalui eksistensi mereka di social media saat melakukan perjalanan dengan kereta api, merupakan bentuk promosi layanan kereta api yang kini sudah semakin baik,” papar Asdo. [man/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar