Ekbis

Kurangi Bahaya Emisi Karbon, Nujek Terapkan Teknologi CRM

Surabaya (beritajatim.com) – Perusahaan aplikasi ojek online yang berafiliasi dengan Nathdatul Ulama (NU), Nusantara Ojek atau Nujek bertekad mengembangkan armada ramah lingkungan untuk para drivernya dengan menggandeng perusahaan asal Korea Selatan, Datam Group.

Teknologi ramah lingkungan yang akan dikembangkan adalah motor listrik hibrid yang bisa mendaur ulang atau mengkonversi karbon hasil pembakaran sehingga tak mencemari udara. Teknologi CRM (Carbon Reduction Mining) ini akan dipasang di kendaraan mitra driver Nujek.

Cara kerjanya dengan mereduksi carbon akan menghemat penggunaan bahan bakar fosil sampai dengan 90 persen. “Teknologi CRM ini akan didatangkan dari Korsel dan tahap pertama akan dipasang sebanyak 500 unit driver pada Maret 2020 mendatang,” jelas Moch Gozali, CEO Nujek di Surabaya, Senin (20/1/2020).

Teknologi CRM akan dipasang di motor driver Nujek di Surabaya, Jakarta, hingga Gorontalo. Untuk menarik minat mitra driver, maka manajemen Nujek akan memberikan reward berupa insentif berdasarkan jumlah emisi karbon yang tereduksi per kilometer.

Perusahaan yang bergerak di bidang Teknologi Informasi (TI) tersebut, bersama Nujek akan menyediakan alat atau mesin yang akan digandengkan dengan mesin motor dari para driver mitra Nujek.

James Lee, CEO Datam Group menambahkan, saat ini produk yang mereka kembangkan sudah dimanfaatkan di 9 negara. Diantaranya Korea Selatan, Singapura, Amerika Serikat, dan Hongkong. “Sekarang kami melihat potensi yang besar di Indonesia. Kami sengaja menggandeng Nujek, perusahaan start up baru yang peluangnya untuk tumbuh bersama kami juga cukup besar,” tandas James Lee. [rea/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar