Ekbis

Bantu UMKM Kembangkan Usaha

Koperasi Produsen Cipta Karya Mandiri Gelar Diklat

Malang (beritajatim.com) – Guna membantu Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Malang Raya, Koperasi Produsen Cipta Karya Madani, menggelar Pendidikan dan Latihan (Diklat) Selasa, (2/7/2019) di lobi Hotel Santana, Kepanjen, Kabupaten Malang.

“Koperasi kami ini, bukan simpan pinjam. Melainkan koperasi syariah yang anggotanya khusus pelaku wirausaha, seperti petani, nelayan dan UMKM,” ucap Ninik Ayundari, Ketua Koperasi Produsen Cipta Karya Madani, disela-sela Diklat hari ini.

Kata Ninik, koperasi yang baru berbadan hukum sejak tahun 2018 ini bukan koperasi konvensional. Melainkan koperasi berprinsip syariah. Dimana, tujuan utamanya adalah membantu pelaku usaha dan UMKM untuk mengembangkan usahanya.

Selain memberikan bantuan permodalan, koperasi ini juga membantu memasarkan produk para pelaku UMKM. Dengan harapan produknya tidak hanya terkenal di daerahnya saja, melainkan juga di daerah lain.

Dengan demikian, pelaku usaha dan UMKM bisa mengembangkan produknya yang berkualitas, Koperasi Produsen Cipta Karya Madani, menggelar pelatihan dan diklat kewirausahaan. Pelatihan dan diklat diberikan para pemateri atau beberapa pengusaha yang sudah sukses dibidangnya masing-masing.

Melalui diklat dan pelatihan yang dikerjasamakan dengan Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jawa Timur ini, diharapkan para pelaku usaha bisa semakin meningkatkan produknya. Selain itu, ke depan mereka nantinya juga akan mendapat bantuan kredit usaha rakyat (KUR) dari Pemerintah Provinsi Jatim.

“Diklat dan pelatihan ini, tidak hanya kami selenggarakan di Malang, dengan peserta pelaku usaha dan UMKM Malang Raya serta Blitar. Tetapi juga akan kami adakan di Probolinggo, Madiun serta Gresik, karena koperasi kami tidak hanya melingkupi Malang Raya, melainkan seluruh Jawa Timur,” jelasnya.

Ninik melanjutkan, melalui diklat dan pelatihan inilah, bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk permodalan pelaku usaha akan turun.

“Sehingga nantinya, pelaku usaha yang kekurangan modal tidak perlu lagi ke rentenir, namun bisa mendapatkan modal dari koperasi produsen ini,” pungkasnya. [yog/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar