Ekbis

Konsep Angkringan, Fave Hotel Bojonegoro Sasar Kaum Milenial

Bojonegoro (beritajatim.com) – Lampu-lampu dinyalakan. Sinar temaram. Kursi dan meja tertata rapi. Angin berhembus semilir. Setelah siang yang terik. Beberapa orang menyiapkan makanan. Membakar arang. Daging, pentol, sosis dan banyak makanan lain siap dipanggang.

Satu persatu pengunjung mulai datang. Ada yang datang bergerombol maupun datang sendiri. Suasana tersebut disuguhkan saat peresmian Angkringan Fave Van Java, di Testibite Cafe lantai dua, kompleks Fave Hotel, Jalan Panglima Sudirman, Bojonegoro, Kamis (14/11/2019) malam.

Konsep angkringan yang disuguhkan di hotel menjadi terobosan sendiri. Bahwa hotel bukan hanya untuk kalangan menengah ke atas. Kaum milenial pun bisa menikmati. “Market angkringan lebih identik untuk semua kalangan,” ujar General Manager Fave Hotel Bojonegoro, Wahyu Ari Saputra.

Angkringan, kata dia, bukan kali pertama diterapkan untuk menarik pangsa pasar hotel. Sebelumnya pernah membuka angkringan di Aston Bojonegoro, namun hanya menyasar market dari tamu hotel. Sedangkan kali ini lebih terbuka bagi semua kalangan.

“Jika di testibite lebih mudah diterima. Apalagi dibuka mulai dengan harga Rp 2 ribu sampai Rp 8 ribu paling mahal,” ujar pria yang baru menjabat satu bulan di Fave Hotel Bojonegoro itu.

Ariska Nurohmah salah seorang pengunjung mengaku begitu menikmati makanan yang disajikan. Dia datang bersama beberapa temannya. Awalnya canggung, tapi karena harganya murah dia kemudian datang untuk nongkrong untuk menghabiskan malam.

“Tempatnya cocok untuk nongkrong, apalagi malam hari,” ungkapnya. [lus/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar