Ekbis

Jasa Marga Bagikan Dividen 15 Persen dari Laba

Surabaya (beritajatim.com) – PT Jasa Marga (Persero) Tbk membukukan laba bersih sebesar Rp 2,20 Triliun sepanjang 2018. Dari situ, sebanyak 15 persen laba bersih dibagikan ke deviden yakni sekitar Rp 330,39 miliar.

Pada 2018, Jasa Marga berhasil menjaga pertumbuhan EBITDA mencapai nilai Rp 6,02 triliun atau tumbuh sebesar 9,89 % dari tahun 2017, sedangkan untuk Margin EBITDA sebesar 61,56 %. Dari sisi pendapatan usaha di luar konstruksi tercatat sebesar Rp9,78 triliun, tumbuh 9,67% dari tahun 2017. Dengan kontribusi dari pendapatan tol senilai Rp9,04 triliun, naik 9,12% dari tahun 2017 dan pendapatan usaha lain Rp748,12 miliar, naik 16,82% dari tahun 2017.

“Pertumbuhan pendapatan tol tetap tumbuh sesuai dengan pertumbuhan inflasi dan kontribusi dari pengoperasian jalan tol baru. Beroperasinya jalan tol baru juga menyumbang pertumbuhan aset dari sisi Hak Pengusahaan Jalan Tol sebesar Rp6,29 triliun atau meningkat sebesar 11,24% dari tahun 2017, sehingga total aset Jasa Marga pada tahun 2018 tercatat Rp 82,42 triliun,” ujar M Agus Setiawan, Corporate Secretary Jasa Marga.

Untuk percepatan pembangunan insfrastruktur jalan tol serta untuk memperkuat struktur permodalan Perseroan, Jasa Marga untuk kali keempat kembali melakukan inovasi dalam bidang pendanaan. Di tahun 2018, Jasa Marga menempuh alternatif produk pendanaan melalui skema Reksa Dana Penyertaan Terbatas (RDPT).

RDPT ini merupakan pendanaan bersifat ekuitas di pasar modal sehingga Perseroan dapat mengurangi ketergantungan terhadap pendanaan yang bersifat utang. Dengan demikian, Perseroan dapat menjaga kesehatan finansial Perusahaan di tengah ekspansi yang dilakukan.

“Selain RDPT, sepanjang  2018 Jasa Marga juga menandatangani pejanjian kredit sindikasi dengan total jumlah mencapai Rp30,03 triliun untuk pembangunan proyek Jalan Tol Kunciran-Serpong, Jakarta-Cikampek II Elevated, Bogor Ring Road, Balikpapan-Samarinda, dan Batang-Semarang,” tandasnya. [rea/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar