Ekbis

Ini Bukti Pertambangan Emas PT BSI Banyuwangi Ramah Masyarakat

Banyuwangi (beritajatim.com) – Puluhan anggota Kelompok Masyarakat (Pokmas) Wisata Pulau Merah mengunjungi site PT Bumi Suksesindo (BSI).

Mereka tak canggung meski daerah ini terkesan tertutup oleh umum. Bahkan, kedatangan mereka disambut hangat oleh jajaran manajemen PT BSI.

“Kegiatan ini sebagai wujud keterbukaan kami terhadap masyarakat. Dalam mengunjungi area aktifitas penambangan kami, tentu kami selalu mengutamakan faktorkeselamatan bagi tamu-tamu kami,” jelas Wakil Kepala Teknik Tambang (KTT) PT BSI Ismed Siregar, Jumat (8/2/2019).

Di area itu, anggota Pokmas ini diajak melihat langsung area penambangan PT BSI. Ada tiga lokasi yang dituju oleh rombongan ini, yaitu Pit B West, Pit A dan Candrian.

“Lokasi-lokasi ini menjadi area fokus bagi rekan-rekan Pokmas dalam peningkatan pemahaman terhadap wilayah operasional
kami,” jelas Ismed.

Selama mengunjungi tempat-tempat tersebut, berbagai pertanyaan muncul dari peserta.

Salah satu hal yang menjadi perhatian anggota Pokmas yakni masalah reklamasi. Mereka meminta agar reklamasi ini dijalankan dengan sebaik-baiknya dan tanaman yang ditanam adalah tanaman lokal.

“Yang kami harapkan tanaman yang ditanam saat reklamasi adalah tanaman yang asli tumbuh di daerah ini dan bukan tanaman dari luar,” ujar Edi Laksono salah satu anggota Pokmas.

Usai mendengarkan penjelasan dan diskusi, rombongan bergeser ke Candrian. Di lokasi ini, mereka menyaksikan secara langsung saluran air berupa gorong-gorong yang selama ini dianggap sebagai saluran pembuangan limbah.

“Kalau ada yang mau coba masuk untuk membuktikan tidak apa-apa,” kata Superintendent Enviro PT BSI, Iwa Mulyawan, yang juga turut dalam rombongan.

Maksud kedatangan mereka sebenarnya tidak lain ingin memastikan isu yang kerap kali dipertanyakan oleh warga. Beberapa isu yang diungkapnya antara lain masalah sedimentasi, pembuangan limbah melalui Pantai Candrian dan kegiatan di Pit A.

“Secara umum kami ingin bukti dengan melihat secara langsung,” terang Ketua Pokmas, Poniran.

Selesai mengunjungi keempat area di atas, diskusi pun berlanjut di Kantor External Affairs (EA) PT BSI. Permasalahan seputar lingkungan dan wisata Pulau Merah mengemuka dalam diskusi yang berlangsung gayeng tersebut.

“Sebagai tetangga, kami berharap suasana terbuka seperti ini tetap terjaga. Sehingga, setiap permasalahan dapat kita pecahkan bersama,” pungkas Corporate Communications Manager, Mufizar Mahmud.

Ikut dalam rombongan itu, Kepala Desa Sumberagung, Vivin Agustin, Kepala Dusun Silirbaru, Didik Pribadi, Kepala Dusun Rejoagung, Suroto, Kepala Dusun Sungailembu, Andreas Sasmito. (rin/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar