Ekbis

Ingat! Penangkap Benih Lobster di Pantai Prigi dapat Diancam 8 Tahun Penjara

Trenggalek (beritajatim.com) — Aktivitas penangkapan bibit udang lobster atau benur terjadi di kawasan Pantai Prigi, Trenggalek. Kegiatan ilegal teraebjt dibuktikan langsung oleh Menteri Kelautan dan Perikanan RI Susi Pudjiastuti saat menggelar kunjungan kerja di pantai selatan Pulau Jawa ini.

Saat berkeliling ke seputaran Teluk Prigi bersama Bupati Trenggalek Emil Dardak, Susi menemukan sisa alat penangkap benur di bibir pantai. Baik Susi maupun Emil Dardak mengancam akan menindak tegas bagi para pelakunya.

“Masyarakat harus menyadari bahwa benih lobster disini banyak yang tangkap. Nanti tidak ada lagi,” ungkap Susi, Selasa (5/2/2019). Untuk mengatasi penangkapan benur di Prigi ini, Susi menyatakan hanya ada satu instruksi yaitu supaya pelakunya ditangkap .

Hal senada dikatakan oleh Bupati Trenggalek Emil Dardak. Pihaknya sangat prihatin dengan aktivitas penangkapan benih udang lobster yang terjadi di kawasan Pantai Teluk Prigi itu.

“Terkait benur, saya sendiri sangat prihatin, karena kalau lobsternya banyak, bisa jadi rejeki dijual keluar atau menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Ttletapi sekarang ini sulit sekali. Untuk menangani ini, maka kita menjadi isu utama atau sentral dalam kunjungan beliau (Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti) dan perlu ada penanganan,” tandasnya.

Untuk diketahui, penangkapan bayi lobster atau benur dilarang keras. Pelakunya dapat terancam hukuman penjara selama 8 tahun dan denda Rp 1,5 miliar sesuai dengan Pasal 92 UU tentang Perikanan. [nng/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar