Ekbis

Envy & Solusi247

Indonesian Big Data for Sustainable Well Being Initiative

Surabaya (beritajatim.com) – PT Envy Technologies Indonesia Tbk (ENVY) dan SOLUSI247 meluncurkan ”Indonesian Big Data for Sustainable Well Being Initiative” dalam perhelatan akbar ”Konferensi Big Data Indonesia 2019” yang diselenggarakan di Bumi Surabaya City Resort, Surabaya.

Di acara yang berlangsung selama dua hari yaitu 19-20 November 2019, ENVY berkolaborasi dengan SOLUSI247 atau disingkat S247, perusahaan penyedia IT Solution dari Indonesia yang berbasis di Jakarta dan berfokus pada pemrosesan data skala besar, sistem manajemen basis data relasional (RDBMS), dan pemrosesan file data paralel dan terdistribusi secara masif.

Konferensi Big Data Indonesia merupakan kegiatan konferensi big data tahunan di Indonesia yang diselenggarakan oleh Komunitas Big Data Indonesia, idBigData, yang berkerjasama dengan berbagai vendor teknologi, perusahaan pengguna big data, pemerintah, lembaga penelitian, perguruan tinggi, dan komunitas.

Konferensi Big Data Indonesia 2019 merupakan konferensi yang ke-5 kalinya diselenggarakan sejak tahun 2014. Kegiatan ini salah satunya bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat Indonesia mengenai konsep, teknologi, dan penerapan big data serta data science.

“Implementasi Big Data di Indonesia akan terus tumbuh bahkan sangat cepat karena semakin banyak orang akan terhubung melalui internet dan semakin cepatnya akses internet. Hal ini tentu akan membuat lebih banyak perusahaan bergabung dengan bidang ini dan berpotensi menyatukan teknologi Big Data dan analitik pelanggan,” ujar Mahendra MSC, Direktur PT Envy Technologies Indonesia Tbk.

Mahendra MSC mendapatkan kehormatan untuk menjadi pembicara dalam acara ini di hari pertama dengan membawakan materi bertema “Big Data for Sustainable Well Being” (Data Besar untuk Kesejahteraan Berkelanjutan). Menurutnya, inovasi yang didorong oleh data membentuk pilar utama dalam sumber pertumbuhan global. Pertemuan beberapa tren, termasuk meningkatnya migrasi kegiatan sosial-ekonomi ke internet dan penurunan biaya pengumpulan data, penyimpanan dan pemrosesan, mengarah pada generasi dan penggunaan volume data yang sangat besar – biasanya disebut sebagai ‘Big Data atau data besar’.

“Kumpulan data besar ini menjadi aset inti dalam perekonomian, mendorong industri, proses, dan produk baru dan menciptakan keunggulan kompetitif yang signifikan,” tandas Mahendra.

Kompetensi Lokal
Mahendra MSC menjelaskan, bahwa kombinasi antara Big Data dan keahlian untuk menganalisis data akan membantu perusahaan dalam menemukan kunci untuk meningkatkan akurasi dalam analisis masalah bisnis dan efektivitas dalam berbagai keputusan strategi bisnis.

ENVY Data Driven Solution menyediakan infrastruktur data, persiapan dan integrasi data, platform data, visualisasi data, dan analisis data dengan teknologi keamanan data dan kecerdasan buatan terkini untuk menemukan wawasan yang dapat memiliki dampak bisnis yang nyata dan positif seperti: meningkatkan operasional bisnis, peningkatan kinerja, dan pengambilan keputusan yang lebih baik.

Ke depannya diharapkan para pelaku Big Data dalam konferensi ini dapat memberikan kepercayaan kepada masyarakat dalam negeri bahwa kompetensi lokal sangat memadai dalam penguasaan teknologi Big Data, baik dalam hal pengembangan maupun implementasi Big Data itu sendiri untuk kepentingan bangsa.

Dalam kesempatan yang sama PT Envy Technologies Indonesia Tbk yang diwakili oleh Mohammad Nadzaruddin bin Abd. Hamid sebagai Direktur ENVY melakukan penandatanganan kerja sama dengan S247 (PT Dua Empat Tujuh) yang diwakili oleh Beno Kunto Pradekso – Direktur Utama PT Dua Empat Tujuh.

Tujuan dari kerja sama strategis ini adalah ENVY dan S247 bekerjasama untuk mendesain, mengembangkan dan mengimplementasikan teknologi Big Data ber-Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence), IoT (Internet of Thing), teknologi Blockchain, Big Data Cyber Security (Keamanan Siber untuk Big Data), serta untuk mempromosikan hasil produk-produk kerjasama tersebut di negara-negara anggota ASEAN bersama Indonesian Big Data for Sustainable Well Being Initiative. [rea/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar