Ekbis

Harga Garam di Sampang Terjun Bebas

Sampang (beritajatim.com) – Harga jual garam rakyat di Kabupaten Sampang, Madura, anjlok pada awal musim kemarau 2019 ini. “Kami memang tidak menjual garam karena harga terlalu rendah,” kata Bahrul, petani garam asal Desa Pengarengan, Kecamatan Pengarengan, Sampang, Jumat (28/6/2019).

Musim ini, petani garam terpaksa tidak menjual hasil produksinya. Bahkan menurut Bahrul pedagang enggan membeli dengan harga tinggi atau normal. “Sehingga tengkulak juga enggan membeli harga garam kami,” ujarnya.

Terpisah, Kepala Bidang (Kabid) Perikanan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sampang, M. Mahfud membenarkan jika harga garam rakyat turun drastis dan memperihatinkan.

“Harga garam pada stok barang 2018, anjlok dari harag Rp 500 parkilo gram atau Rp 30 ribu per karung. Sedangkan garam baru seharga Rp 400 perkilo gram atau Rp 20 per karung,” tandasnya. [sar/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar