Ekbis

Harga Elpiji 3 Kilo di Pulau Bawean Relatif masih Wajar

Gresik (beritajatim.com) – Harga elpiji bersubsidi 3 kilogram sebesar Rp 27 ribu per tabung di Pulau Bawean, Gresik, relatif masih wajar dan terjangkau.

Penegasan ini disampailan Kepala Seksi (Kasi) Pemberdayaan Usaha Ekonomi Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, atau PMD Kabupaten Gresik, Muhayyan.

Menurut Muhayyan, harga elpiji di Pulau Bawean tidak bisa disamakan dengan di wilayah Gresik daratan. Pasalnya, hal itu terkait dengan cost (harga) pengiriman dari Pelabuhan Gresik menuju pangkalan. Dalam hal ini Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) di Pulau Bawean.

“Berdasarkan informasi di lapangan biaya pengiriman di Pulau Bawean bisa mencapai Rp 10 ribu per tabung. Biaya tersebut mulai dari ongkos kuli angkut, kapal, hingga pick up menuju lokasi,” ujar Muhayyan, Selasa (25/6/2019).

Ia menjelaskan, biaya sebesar Rp 10 ribu itu bisa bertambah jika cuaca buruk melanda perairan Pulau Bawean. Sehingga, berpengaruh pada pengiriman elpiji.

“Harga elpiji 3 kilo saat ini masih relatif terjangkau. Jika dibanding tahun sebelumnya bisa tembus Rp 41 ribu per tabung,” paparnya.

Masih terkait dengan ini, Rohim (38) salah satu agen elpiji 3 kilo yang mensuplai 19 pangkalan Bumdes serta satu pangkalan nelayan di Pulau Bawean menyatakan tidak ada permainan harga elpiji. Selama ini, dengan harga Rp 27 ribu per tabung dikarenakan ada tambahan biaya pengiriman.

“Murni adanya selisih itu disebabkan ada tambahan biaya distribusi,” imbuh agen elpiji PT Damayanti itu.

Ia menyatakan sesuai dengan mekanismenya dirinya menjual elpiji 3 kilo Rp 16 ribu per tabung. Adanya biaya tambahan itu, murni karena ada biaya pengiriman. [dny/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar